Super League Indonesia

Arema FC Tak Terkalahkan, Awal Musim Jadi Titik Balik Singo Edan

Performa Arema FC Belum Terkalahkan di Super League, Ternyata ada Komitmen serius dari Pelatih

Penulis: Rifky Edgar | Editor: faridmukarrom
Purwanto/ Tribunmataraman.com Network
Pesepakbola Arema FC, Dalberto Luan Belo berselebrasi usai mencetak gol ke gawang PSBS Biak dalam laga BRI Super League 2025-2026 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (11/8/2025). Arema FC berhasil mengalahkan PSBS Biak dengan skor 4-1. SURYA/PURWANTO 

TRIBUNMATARAMAN.COMArema FC menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di ajang Super League 2025/2026.

Hingga pekan keempat, tim kebanggaan Aremania itu belum sekalipun merasakan pahitnya kekalahan.

Dari empat laga yang sudah dijalani, Singo Edan mengoleksi delapan poin hasil dari dua kemenangan dan dua kali imbang, menempatkan mereka di posisi ketiga klasemen sementara.

Pencapaian ini terasa istimewa jika menilik tiga musim terakhir.

Arema FC selalu terseok-seok di awal kompetisi, bahkan harus berjuang keras dari papan bawah hanya untuk bisa menembus papan tengah.

Kini, di bawah sentuhan pelatih anyar asal Brasil, Marcos Santos, arah perjalanan tim tampak lebih menjanjikan.

Baca juga: Prediksi Lengkap Susunan Pemain Timnas Indonesia U23 vs Laos Kualifikasi Piala Asia U23 2026

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengungkapkan bahwa hasil positif ini bukan kebetulan, melainkan bagian dari target dan komitmen yang sudah dirancang sejak awal musim.

“Sesuai dengan target kami, musim ini Arema harus upgrade, baik dari sisi anggaran, kepelatihan, maupun kualitas tim. Komitmen itu kami pegang sejak awal,” ujar Yusrinal atau yang akrab disapa Inal, Senin (1/9/2025).
Target Tak Terkalahkan di 6 Laga Awal

Marcos Santos membawa filosofi sederhana namun tegas: jangan kalah di enam laga awal. Pesan itu disampaikannya langsung kepada manajemen sebelum musim dimulai.

Hingga saat ini, empat pertandingan pertama sudah dilalui tanpa kekalahan. Tinggal dua laga tersisa untuk menuntaskan target sang pelatih.

“Kami senang dengan pelatih ini karena dia punya komitmen terhadap hasil. Katanya, targetnya sampai dua bulan pertama sekitar empat sampai enam pertandingan—minimal tidak kalah. Dan sejauh ini pemain mampu menjalankannya,” lanjut Inal.
Jika konsistensi ini terjaga, Arema FC bisa lebih mantap menatap target jangka panjang: bertengger di papan atas dan mengamankan posisi tiga besar.

Sejak lama, Arema FC dikenal sebagai klub dengan ambisi besar. Bahkan ketika performa sedang menurun, manajemen tetap menjunjung target minimal finis di posisi tiga besar.

“Dari dulu Arema selalu menargetkan posisi tiga besar. Sejak saya masuk pada 2015, tidak pernah ada target di bawah itu, terlepas bagaimana pun hasilnya,” tegas Inal.

Sementara itu, Marcos Santos memberikan apresiasi kepada para pemain yang menurutnya mampu menjalankan instruksi dengan baik. Meski begitu, ia tetap menekankan pentingnya evaluasi agar performa semakin meningkat.

“Pemain sudah tampil bagus. Mereka bekerja keras dan memahami instruksi yang saya berikan. Ke depan, kami harus lebih baik lagi,” kata Santos.

Awal musim yang mulus ini menjadi harapan baru bagi Aremania. Jika tren positif berlanjut, bukan tidak mungkin Singo Edan benar-benar kembali ke habitatnya bersaing di papan atas Super League dan mengusung asa juara.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved