Jumat, 1 Mei 2026

Super League Indonesia

Hadapi Arema FC, Persik Kediri Tak Bermain di Stadion Brawijaya

Hadapi Arema FC di lanjutan Super League Indonesia, Persik Kediri Gunakan Stadion Gelora Joko Samudro Gresik

Tayang:
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Dok Persik Kediri
PERSIK VS AREMA - Ketua Panitia Pelaksana Persik Kediri, Tri Widodo. Ia mengatakan, laga Persik Kediri melawan Arema FC yang rencananya akan digelar Minggu (3/5/2026). 

Ringkasan Berita:- Persik Kediri tak bermain di Stadion Brawijaya Kediri saat saat jamu Arema FC.
- laga lanjutan Super League Indonesia itu dipindah ke Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Persik Kediri dipastikan tidak akan bermain di Stadion Brawijaya Kediri saat menjamu Arema FC dalam lanjutan Super League 2025/2026.

Laga pekan ke-31 tersebut resmi dipindahkan ke Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, sebagaimana tertuang dalam Circular #52 yang dipublikasikan pada Rabu (29/4/2026).

Dalam surat edaran itu dijelaskan, pertandingan antara Persik Kediri melawan Arema FC tetap digelar sesuai jadwal, yakni Minggu (3/5/2026) pukul 15.30 WIB.

Namun lokasi pertandingan berubah dari Stadion Brawijaya, Kota Kediri, menjadi stadion di Gresik.

Baca juga: Wapres Gibran Didampingi Raffi Ahmad Tinjau Bendungan Bagong Trenggalek, Ditarget Selesai 2029

Circular tersebut ditandatangani oleh Deputy Director of Competition & Commercial ILeague, Takeyuki Oya.

Dalam dokumen itu disebutkan bahwa perubahan venue dilakukan sebagai bentuk penyesuaian lokasi pertandingan.

Ketua Panitia Pelaksana Persik Kediri, Tri Widodo, mengungkapkan bahwa pihaknya sebelumnya telah menyiapkan sejumlah alternatif stadion sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan ke Gresik. Ia menyebut proses penentuan venue tidak berjalan sederhana.

"Sebelumnya kami memiliki beberapa opsi stadion seperti di Surajaya Lamongan dan Manahan Solo. Namun ada beberapa kendala, termasuk salah satu stadion yang digunakan untuk event lain di waktu yang bersamaan," kata Tri Widodo, Kamis (30/4/2026).

Ia menjelaskan, Stadion Gelora Joko Samudro sempat tidak masuk dalam prioritas karena belum memiliki fasilitas Video Assistant Referee (VAR). Padahal, penggunaan VAR menjadi salah satu syarat utama dalam pertandingan kompetisi musim ini.

"Gresik awalnya terkendala tidak adanya VAR. Namun setelah kita melakukan sejumlah komunikasi, dan ternyata pihak Liga sanggup untuk menyediakan VAR saat pertandingan melawan Arema," jelas Tri Widodo.

Lebih lanjut, Tri Widodo menambahkan bahwa dukungan dari Pemerintah Kabupaten Gresik dan aparat kepolisian setempat menjadi faktor penting dalam keputusan tersebut. Saat ini, pihak panitia tinggal menyelesaikan administrasi penggunaan stadion.

"Dukungan dari pemerintah daerah dan kepolisian di Gresik sangat membantu. Sekarang kami tinggal melengkapi administrasi agar semuanya berjalan lancar," tambahnya.

Persikmania Merespons

Di sisi lain, perpindahan venue ini turut menuai beragam respons dari suporter Persik Kediri, Persikmania. Sebagian menyayangkan karena tim kebanggaan mereka tidak bisa bermain di Stadion Brawijaya.

Salah satu Persikmania, Dimas (27), mengaku tetap akan memberikan dukungan meski pertandingan digelar di luar kota. 

"Memang agak berat karena harus ke Gresik, tapi kami tetap memberikan dukungan untuk Persik. Yang penting tim bisa tampil maksimal dan meraih kemenangan," ujarnya.

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved