Minggu, 24 Mei 2026

Opini

Penebalan Stimulus

Komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar : tomat, 0,10 persen, cabai rawit 0,07 persen. 

Tayang:
Editor: Rendy Nicko
tribunjatim.com/PURWANTO
Said Abdullah saat memberikan arahan kepada ribuan kader Partai PDI Perjuangan saat acara Konsolidasi Akbar partai PDI Perjuangan Dapil V Jatim Malang Raya di Gor Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (10/3/2023). 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Data BPS pada Agustus 2025, terjadi deflasi sebesar 0,08 persen secara bulanan (mtm). Artinya ada indikasi tekanan daya beli yang terjadi di masyarakat. Andil deflasi tertinggi terjadi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil inflasinya sebesar 0,08 persen. Komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar : tomat, 0,10 persen, cabai rawit 0,07 persen. 

Survei konsumen Bank Indonesia menunjukkan bahwa Indeks kondisi ekonomi  turun dari 106,6 menjadi 105,1 pada Agustus 2025. begitu pula dengan Indeks keyakinan konsumen dari 118,1 menjadi 117,2 pada Agustus 2025, serta Indeks Ekspektasi Konsumen yang juga turun dari 129,6 menjadi 129,2 pada Agustus 2025. 

Secara bulanan, Data BI menunjukkan bahwa Survei Penjualan Eceran (SPE) diindikasikan mengalami kontraksi 4,1 persen (mtm) pada Juli 2025, lebih dalam dibandingkan dengan Juni 2025 sebesar 0,2 persen (mtm). 

Indeks penjualan riil pada Agustus 2025 diperkirakan  masih kontraksi sebesar 0,3 persen (mtm), meskipun hal ini merupakan perbaikan dibandingkan bulan sebelumnya di angka 4,1 persen (mtm), atas dasar angka angka di atas, Banggar DPR bersama pemerintah sepakat bahwa APBN harus berperan penting sebagai kekuatan shock absorber. Sebagai respon cepat menempatkan APBN sebagai peran tersebut, terutama pada tahun 2025, pemerintah telah meluncurkan alokasi anggaran Rp 16,23 triliun untuk membiayai stimulus untuk mendorong daya beli masyarakat. 

Untuk memperkuat program tersebut, Banggar DPR atas permintaan Ibu Ketua DPR dalam forum konsultasi banggar dengan pimpinan DPR maka Banggar merekomendasikan kepada pemerintah melalui APBN 2025 dalam rapat kerja hari ini untuk menambah bantuan, berupa minyak goreng kepada masyarakat rumah tangga miskin dan rentan miskin kepada  jumlah penerima manfaat sebanyak 20 juta keluarga

Rekomendasi tersebut di atas langsung disetujui oleh Pemerintah khususnya Menteri Keuangan. Kami mengapresiasi atas respon langsung Menteri Keuangan untuk menambah penebalan stimulan tersebut. (*)

Jakarta, 18 September 2025

Said Abdullah

Ketua Banggar 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(TribunMataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved