Selasa, 9 Juni 2026

Berita Terbaru Kabupaten Nganjuk

Pengurus Partai Buruh Berziarah ke Makam Marsinah, Bentuk Penghormatan

Partai Buruh berziarah ke makam Pahlawan Nasional sekaligus aktivis buruh, Marsinah, di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk

Tayang:
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Danendra Kusuma
Partai Buruh melaksanakan ziarah ke makam Marsinah, di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Minggu (30/11/2025). Ini bentuk penghormatan dan pengingat kolektif. 
Ringkasan Berita:

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Partai Buruh berziarah ke makam Pahlawan Nasional sekaligus aktivis buruh, Marsinah, di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Minggu (30/11/2025). 

Kegiatan yang dihadiri, Presiden Partai Buruh Said Iqbal, Exco Partai Buruh Jawa Timur, dan serikat buruh dari berbagai federasi ini berlangsung khidmat. 

Presiden Partai Buruh Said Iqbal, mengatakan ziarah ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus pengingat kolektif atas jasa dan pengorbanan Marsinah.

Marsinah merupakan seorang buruh perempuan yang menjadi simbol keberanian dan keteguhan dalam memperjuangkan hak-hak pekerja. 

"Bagi gerakan buruh Indonesia, Marsinah bukan hanya figur sejarah, tetapi juga inspirasi moral bagi perjuangan buruh lintas generasi," katanya. 

Ia menegaskan bahwa keteladanan Marsinah relevan hingga saat ini. 

Terlebih, dalam kondisi masih banyaknya tantangan pemenuhan hak pekerja. 

Nilai-nilai perjuangan Marsinah terus pihaknya jaga dan warisi. 

"Marsinah menunjukkan kepada kita bahwa perjuangan buruh membutuhkan keberanian dan ketulusan. Marsinah memilih berpihak kepada sesama buruh meski harus menghadapi risiko terbesar dalam hidupnya," jelasnya.

Baca juga: Bansos di Trenggalek Dijamin Tepat Sasaran, Musyawarah Desa Jadi Ujung Tombak Kondisi Penerima 

Ia menambahkan, bagi Partai Buruh semangat Marsinah akan terus dihidupkan dalam setiap langkah perjuangan politik buruh, baik di ruang legislasi, eksekutif, maupun di lapangan perjuangan industrial. 

Selain itu, para pemimpin serikat juga berkomitmen terus memperjuangkan keadilan industrial, peningkatan kesejahteraan, serta perlindungan terhadap pekerja tanpa takut terhadap tekanan atau intimidasi.

"Marsinah tidak pernah benar-benar pergi. Ia hidup dalam setiap perjuangan buruh hari ini," ungkapnya.

(Danendra Kusuma/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved