Selasa, 19 Mei 2026

Gelombang Tinggi di Banyuwangi

BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Banyuwangi

Gelombang tinggi diprediksi melanda perairan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, beberapa hari ke depan

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Aflahul Abidin
POTENSI GELOMBANG TINGGI - Perairan di wilayah Kabupaten Banyuwangi. BMKG merilis peringatan dini potensi gelombang tinggi wilayah perairan Banyuwangi untuk beberapa hari ke depan. 
Ringkasan Berita:
  • Gelombang tinggi diprediksi melanda perairan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, beberapa hari ke depan.
  • Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Banyuwangi mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi tersebut.
  • Sebagian wilayah perairan Banyuwangi berpotensi diterjang gelombang dengan ketinggian maksimal 4 meter dalam rentang 8-11 Januari 2026

TRIBUNMATARAMAN.COM, BANYUWANGI - Gelombang tinggi diprediksi melanda perairan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, beberapa hari ke depan.

Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Banyuwangi mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi tersebut.

Sebagian wilayah perairan Banyuwangi berpotensi diterjang gelombang dengan ketinggian maksimal 4 meter dalam rentang 8-11 Januari 2026.

Berdasarkan peringatan dini itu, potensi gelombang kategori sedang dengan ketinggian antara 1,25 meter hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di wilayah Selat Bali bagian selatan.

Sementara gelombang ketegori tinggi dengan ketinggian antara 2,5 meter hingga 4 meter berpotensi terjadi di wilayah periaran Banyuwangi bagian selatan.

Prakirawan BMKG Banyuwangi Yustoto mengatakan, potensi gelombang tinggi terpantau tak terjadi di perairan wilayah penyebrangan Selat Bali.

Menurutnya, ketinggian gelombang di jalur penyebrangan yang menghubungkan Jawa dan Bali itu masih masuk dalam kategori aman.

"Ketinggian gelombang di Selat Bali berada di kisaran 0,2 meter hingga 0,6 meter," ujarnya.

Baca juga: 200 Tukang Becak Tulungagung Dapat Pelatihan Mengemudi Becak Listrik Bantuan Prabowo Subianto

Yustoto menyebut, potensi gelombang sedang-tinggi di sebagian wilayah perairan Kabupaten Banyuwangi terjadi dipengaruhi oleh kondisi pola tekanan udara yang belum stabil.

"Terdapat perbedaan tekanan udara di wilayah Samudera Hindia, khususnya perairan selatan," ucap dia.

Dengan adanya peringatan dini itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan Selatan Banyuwangi untuk tetap waspada.

Terutama bagi para nelayan yang beraktivitas di perairan wilayah tersebut.

"Mengingat saat ini masih musim hujan, nelayan yang beraktivitas di perairan selatan diimbau untuk tetap waspada. Malam hari juga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Selain itu, kecepatan angin maksimum mencapai sekitar 24 knot, sehingga angin terbilang cukup kencang di wilayah perairan selatan," ujarnya.

(Aflahul Abidin/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved