Kecelakaan di Kabupaten Malang
Akibat Tertabrak Mobil di Pujon, Pelajar SMK PGRI 3 Malang Terlempar ke Sungai dan Hanyut
Tim SAR menghentikan sementara proses pencarian siswa SMK PGRI 3 Malang yang hanyut di sungai Desa Sukomulyo, Pujon, Kabupaten Malang
Penulis: Dya Ayu | Editor: Sri Wahyuni
Ringkasan Berita:
- Tim SAR menghentikan sementara proses pencarian siswa SMK PGRI 3 Malang yang hanyut di sungai di Jalan Raya Abdul Manan, Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Kamis (4/12/2025) malam.
- Siswa SMK PGRI 3 Malang bernama Razza Zarror Aryadita (17) merupakan korban kecelakaan lalulintas, yang kemudian hanyut ke sungai tersebut, Kamis (4/12/2025) sore
TRIBUNMATARAMAN.COM, BATU - Tim SAR menghentikan sementara proses pencarian siswa SMK PGRI 3 Malang yang hanyut di sungai di Jalan Raya Abdul Manan, Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Kamis (4/12/2025) malam.
Siswa SMK PGRI 3 Malang bernama Razza Zarror Aryadita (17) merupakan korban kecelakaan lalulintas, yang kemudian hanyut ke sungai tersebut, Kamis (4/12/2025) sore.
Sebelum hanyut, pelajar asal Desa Sidodadi Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang itu terlibat kecelakaan lalulintas saat mengendarai sepeda motor Honda CB-R Nopol N-5138-LW.
Ia tertabrak mobil Daihatsu Nopol AE-1097-CQ yang dikemudikan Sudarmadi (63) asal Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupten Malang.
Pengendara mobil melaju dari arah berlawanan hendak mendahului truk yang ada di depannya.
Saat itu mobil berada di posisi melebihi markah jalan.
Lantaran jarak pandang yang kurang bebas dan kendaraan yang sama-sama dalam kecepatan tinggi, serta tidak tersedianya ruang gerak yang cukup, akhirnya tabrakan tak dapat dihindarkan.
Korban Razza terpental ke sebelah kiri kemudian masuk ke dalam sungai, yang mengakibatkan korban terbawa arus sungai dan hingga kini belum ditemukan.
Setelah petugas mendapatkan laporan peristiwa itu, Tim SAR gabungan melakukan pencarian.
Baca juga: Damkar Tulungagung Terancam Kekurangan Personel Karena Banyak Tim Inti Bakal Pensiun
Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu, Ipda Agus Atang Wibowo proses pencarian dihentikan karena terkendala cuaca serta arus sungai yang deras.
“Pencarian dihentikan terlebih dahulu dikarenakan cuaca yang tidak menentu, kondisi sungai yang deras dan lokasi yang gelap gulita,” kata Ipda Agus Atang Wibowo.
Rencananya pencarian menyusuri sungai akan kembali dilakukan pada Jumat (5/12/2025) pagi
(Dya Ayu/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Tim-SAR-mencari-korban-hanyut-usai-Kecelakaan-di-Pujon-Malang.jpg)