Selasa, 9 Juni 2026

Penemuan Potongan Tubuh di Pacet

Keluarga Korban Mutilasi Pacar Akan Dapat Pendampingan Pihak RT dan Pemdes Made Lamongan

Pihak Pemdes Made, Kecamatan/Kabupaten Lamongan berkomitmen akan mendampingi keluarga korban pembunuhan pacar dan mutilasi

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Hanif Manshuri
RUMAH - Rumah orang tua korban mutilasi TAS di Kecamatan/Kabupaten Lamongan. Kepala desa setempat meminta pihak RT memberikan pendampingan kepada keluarga TAS 

TRIBUNMATARAMAN.COM I LAMONGAN - Pihak Pemdes Made, Kecamatan/Kabupaten Lamongan berkomitmen akan mendampingi keluarga korban pembunuhan pacar dan mutilasi, TAS (25).

Kepala Desa Made, Eko Widianto memastikan pihaknya akan memberikan pendampingan terhadap keluarga Tas.

Dia menuturkan, orang tua TAS sudah kembali ke rumah. Namun mereka masih sangat terpukul dan berduka.

"Ketua RT juga sudah saya ajak bicara untuk mendampingi keluarga korban," kata Eko saat dikonfirmasi Selasa (9/9/2025).

Ketua RT setempat, menurut Eko akan sering ke rumah korban untuk memberikan penguatan pada kedua orang tua korban.

Pendampingan tidak hanya pada kedua orang tua korban, tapi juga pada anak keduanya.

Baca juga: Viral Video dan Isu PHK Massal Karyawan Gudang Garam Jadi Pembicaraan di Paripurna DPRD Jatim 

Upaya lain, masih kata Eko, pihaknya untuk sementara akan memenuhi kebutuhan keseharian  keluarga korban untuk makan dan minumnya.

"Insya Allah hari ini saya akan kirim beras dan air mineral untuk kebutuhan mereka dalam beberapa hari ini," katanya.

Ujian yang dihadapi warganya ini dinilai cukup beratm. Makanya, baik RT, RW dan tetangga kanan kiri harus memahami psikologis dalam keluarga ini.

Kalau, masih enggan keluar rumah itu harus difahami oleh semua pihak. "Kasih kesempatan mereka untuk menguatkan dirinya," katanya.

Ditanya kemauan desa jika sewaktu-waktu ada informasi jasad korban dibawa pulang, Eko berharap jasadnya sudah dalam keadaan disucikan dan dalam peti yang siap dimakamkan.

"Jadi begitu datang ke rumah duka, tinggal disalati dan prosesi untuk dimakamkan," harap Eko.

Jika saat ini rumah korban masih tertutup, pihaknya semuanya bisa memahami. Rumah korban, TAS (25) mutilasi di Lamongan terlihat sepi.

Dan sejauh ini belum ada kerumunan warga untuk menyambut kedatang jenazah.

"Belum ada informasi kapan pastinya," pungkas Eko.

Baca juga: Erick Thohir Sampaikan Kabar Duka, Suporter Meninggal Jelang Laga Indonesia Vs Lebanon di GBT

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved