Situasi Terkini Demo Ojol di Jakarta

Update Terbaru Demo Ojol Jakarta Masih Mencekam, Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Kawasan Senen

Update terbaru dari Demo Ojol di Kawasan Simpang 5 Senen Jakarta masih mencekam hingga pukul 05.50 WIB. Polisi mulai menembakkan gas air mata.

Editor: faridmukarrom
Ist
Update terbaru dari Demo Ojol di Kawasan Simpang 5 Senen Jakarta masih mencekam hingga pukul 05.50 WIB. Polisi mulai menembakkan gas air mata. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Gas air mata mulai ditembakkan oleh pihak kepolisian agar membubarkan massa.

Diketahui saat ini di Jakarta masih mencekam hingga pukul 05.50 WIB pada Jumat (29/8/2025).

Pihak kepolisian mulai membubarkan kerumunan warga yang melakukan aksi demo.

Nampak dari Live Tiktok @FaktaNegeri, nampak di kawasan Simpang Lima Senen, Jakarta sejumlah warga masih melakukan aksi lempar batu dengan masyarakat.

Aksi ini kemudian mendapatkan balasan dari pihak kepolisian.

Baca juga: Update Situasi Terkini di Simpang 5 Senen Jakarta Demo Ojol Ditabrak Brimob

Meskipun sudah memasuki pagi subuh hari, sejumlah warga belum membubarkan diri dari aksi demo yang berlangsung sejak kemarin Kamis (28/8/2025).

Driver Ojol Tewas Dilindas Brimob

Sebelumnya Seorang driver ojek online (ojol) dikabarkan terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob Polri saat terjadi kericuhan di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Dalam rekaman video yang beredar, kendaraan tersebut melaju kencang sambil menyalakan sirine ke arah kerumunan massa. Sejumlah orang berlarian menyelamatkan diri, namun seorang driver ojol tidak sempat menghindar hingga tertabrak.

Saksi mata bernama Abdul (29, nama samaran) mengatakan mobil tersebut melaju ugal-ugalan.
“Dia benar-benar nyoba nabrakin para pendemo, kanan kiri ugal-ugalan. Siapa saja di depannya dihajar,” kata Abdul saat dihubungi.

Menurutnya, korban yang berprofesi sebagai ojol tengah mengantarkan pesanan ke kawasan Bendungan Hilir. Namun karena jalan macet akibat demo ricuh, ia berhenti di sekitar Pejompongan sebelum akhirnya menjadi korban.

Rekaman warga juga memperlihatkan mobil rantis sempat berhenti setelah menabrak, lalu kembali melaju meninggalkan korban terkapar di jalan. Insiden itu memicu kemarahan massa yang kemudian berusaha mengejar dan melempari kendaraan Brimob tersebut.

Abdul menuturkan kejadian berlangsung sekitar pukul 18.30–19.00 WIB, tak lama setelah aparat membubarkan demonstrasi di sekitar Gedung DPR RI.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Meminta Maaf

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf atas insiden seorang pengemudi ojek online (ojol) yang terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat demonstrasi ricuh di Pejompongan, Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved