Jumat, 12 Juni 2026

Lebaran 2026

Update Terbaru Prediksi 1 Syawal 2026 di Indonesia: Muhammadiyah, Pemerintah dan NU

Inilah Prediksi Lebaran 2026 di Indonesia, Ada Potensi Beda antara Pemerintah dan Muhammadiyah.

Tayang:
Editor: faridmukarrom
surabaya.tribunnews.com/habibur rohman
Inilah Prediksi Lebaran 2026 di Indonesia, Ada Potensi Beda antara Pemerintah dan Muhammadiyah. 
Ringkasan Berita:
  • Penetapan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Indonesia pada 2026 berpotensi berbeda. 
  • Muhammadiyah menetapkan Lebaran pada 20 Maret 2026, sementara pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia serta Nahdlatul Ulama memprediksi Idul Fitri jatuh pada 21 Maret 2026.

TRIBUNMATARAMAN.COM - Penetapan tanggal Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1447 Hijriah pada 2026 diperkirakan berpotensi berbeda di Indonesia.

Perbedaan tersebut terjadi karena metode penentuan awal bulan Hijriah yang digunakan pemerintah dan organisasi keagamaan tidak sama.

Peneliti astronomi dan astrofisika dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa potensi perbedaan Lebaran berkaitan dengan konsep hilal lokal dan hilal global.

Hilal lokal merujuk pada pengamatan bulan baru di wilayah Indonesia dan Asia Tenggara yang digunakan pemerintah melalui metode rukyatul hilal.

Baca juga: Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia, PDIP Jatim Minta Kepala Daerah Hentikan Seremonial Boros Anggaran

Sementara itu, hilal global berlaku tanpa batasan geografis. Jika ada satu lokasi di dunia yang memenuhi kriteria visibilitas hilal, maka awal bulan Hijriah dapat ditetapkan secara serentak.

Penjelasan Kemenag Soal Posisi Hilal
Direktur Urusan Agama Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Arsad Hidayat, mengatakan posisi hilal pada akhir Ramadan secara perhitungan hisab masih belum memenuhi kriteria visibilitas hilal yang ditetapkan negara anggota MABIMS.

Menurutnya, ketinggian hilal di Indonesia diperkirakan berada di kisaran 0 hingga 3 derajat, dengan posisi tertinggi berada di wilayah Aceh.

Namun dari sisi elongasi, sudut antara matahari dan bulan, masih berada pada kisaran 4 hingga 6 derajat.

“Dalam standar MABIMS, ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat,” jelas Arsad dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Karena itu, kemungkinan besar hilal belum dapat terlihat sehingga awal Syawal berpotensi jatuh pada 21 Maret 2026.

Meski demikian, keputusan resmi tetap menunggu sidang isbat yang dijadwalkan pada 19 Maret 2026.

Analisis BRIN Soal Posisi Hilal

Menurut analisis Badan Riset dan Inovasi Nasional, posisi hilal Syawal di Indonesia diperkirakan belum memenuhi kriteria MABIMS.

Dalam kriteria tersebut, hilal dinyatakan terlihat jika memiliki tinggi minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

Namun jika menggunakan kriteria Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang dipakai oleh Muhammadiyah, posisi bulan sudah memenuhi syarat.

Hal itu karena ijtimak terjadi sebelum fajar di Selandia Baru.

Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret 2026

Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/2025.

Dalam maklumat tersebut dijelaskan bahwa ijtimak menjelang Syawal 1447 H terjadi pada 19 Maret 2026 pukul 01.23.28 UTC.

Berdasarkan metode hisab dengan kriteria Kalender Hijriah Global Tunggal, Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Prediksi Lebaran Versi Pemerintah dan NU
Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia memprediksi Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Prediksi yang sama juga tercantum dalam kalender yang dikeluarkan oleh Nahdlatul Ulama.

Namun tanggal tersebut masih bersifat perkiraan. Kepastian jadwal Lebaran akan diputuskan melalui sidang isbat yang digelar pada 19 Maret 2026.

Dalam sidang tersebut, penentuan awal Syawal dilakukan dengan dua metode, yaitu perhitungan astronomi (hisab) dan pengamatan langsung hilal (rukyatul hilal).

Jika hilal tidak terlihat, maka bulan Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari atau istikmal, sehingga Idul Fitri jatuh pada 21 Maret 2026.
 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved