Senin, 8 Juni 2026

Mudik 2026

Berikut Titik Rawan Macet di Kediri Saat Arus Mudik, Dipantau CCTV 24 Jam 

Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri memetakan sejumlah titik rawan kemacetan menjelang arus mudik Lebaran 2026

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Isya Anshori
PEMANTAUAN - Petugas Dishub Kabupaten Kediri melakukan pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif melalui command center yang terhubung dengan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik strategis, Jumat (6/3/2026).  

Ringkasan Berita:

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri memetakan sejumlah titik rawan kemacetan menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Beberapa simpang jalan utama diprediksi menjadi titik kepadatan lalu lintas, terutama pada jalur penghubung antarwilayah di Kabupaten Kediri.

Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Dalops) Dishub Kabupaten Kediri Surani mengatakan titik kemacetan yang selama ini sering terjadi masih berada di lokasi yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Beberapa titik yang diprediksi menjadi pusat kepadatan kendaraan antara lain Simpang Empat Mengkreng Purwoasri, Simpang Empat Papar, Simpang Empat Plemahan, Simpang Kandangan, Simpang Branggahan Ngadiluwih hingga Simpang Empat Banyakan.

Menurut Surani, Simpang Empat Mengkreng masih menjadi titik paling rawan kemacetan karena merupakan jalur pertemuan kendaraan dari berbagai arah, termasuk arus kendaraan dari wilayah Jombang menuju Kediri maupun sebaliknya.

Selain itu, potensi kepadatan juga diprediksi meningkat di Simpang Empat Branggahan. Hal ini dipicu oleh meningkatnya arus kendaraan dari arah selatan setelah Jalur Lintas Selatan (JLS) di Tulungagung mulai berfungsi secara normal.

"Karena jalur dari selatan melalui JLS sudah ramai dilalui kendaraan, tidak menutup kemungkinan akan terjadi peningkatan arus lalu lintas di beberapa simpang, terutama di Branggahan," kata Surani, Jumat (6/3/2026).

Baca juga: Warga Antusias, Pasar Murah Gula PG Meritjan Kota Kediri Digelar di Dua Kelurahan

Surani menjelaskan, peningkatan mobilitas masyarakat saat Lebaran juga dipengaruhi oleh aktivitas silaturahmi dan wisata. 

Hal itu terutama ke wilayah Kediri bagian barat sungai Brantas serta sejumlah pondok pesantren yang banyak dikunjungi masyarakat.

Untuk mengantisipasi kemacetan, Dishub bersama instansi terkait akan menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di titik rawan tersebut.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan pembatas jalan atau road barrier di beberapa simpang utama, termasuk di kawasan Mengkreng dan Papar, guna memisahkan arus kendaraan dari dua arah berbeda.

Tak hanya itu, nantinya juga ada beberapa pos pelayanan untuk para pemudik yang disiapkan oleh pihak kepolisian. 

Selain itu, jika terjadi kepadatan di Simpang Mengkreng, arus kendaraan akan dialihkan melalui jalur alternatif menuju Nganjuk melalui Jembatan Kelutan Papar atau jalur lain yang telah disiapkan.

Dishub Kabupaten Kediri juga melakukan pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif melalui command center yang terhubung dengan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik strategis.

"Pemantauan lalu lintas kami lakukan selama 24 jam melalui CCTV yang terhubung di command center. Petugas berjaga secara bergantian untuk memantau kondisi jalan," jelas Surani.

Dengan pemantauan tersebut, Dishub berharap potensi kemacetan dapat diantisipasi lebih cepat sehingga arus lalu lintas selama masa mudik Lebaran di Kabupaten Kediri tetap berjalan lancar dan aman bagi para pengguna jalan.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved