Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Panen Raya Padi Perdana 2026 di Kediri, Produksi Melonjak dan Perkuat Swasembada Beras

Pemkab Kediri menggelar panen raya perdana pada awal tahun 2026 di Desa Sambiresik, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri

Penulis: Isya Anshori | Editor: Sri Wahyuni
Istimewa/Dispertabun Kediri
PANEN RAYA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri menggelar panen raya perdana pada awal tahun 2026 di Desa Sambiresik, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Rabu (7/1/2026 

Ringkasan Berita:

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pemkab Kediri menggelar panen raya padi perdana awal tahun 2026 di Desa Sambiresik, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Rabu (7/1/2026). 

Kegiatan ini menjadi penanda keberhasilan peningkatan produksi padi sekaligus kontribusi nyata Kabupaten Kediri dalam mendukung swasembada beras nasional.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Sukadi menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 sektor pertanian di Kabupaten Kediri menunjukkan perkembangan signifikan, terutama dari sisi luas tanam dan hasil produksi padi.

Sukadi menjelaskan, pada tahun 2024 luas tanam padi di Kabupaten Kediri tercatat sekitar 49.100 hektare.

Angka tersebut mengalami peningkatan cukup tajam pada 2025 seiring berbagai kebijakan dan program pertanian yang dijalankan pemerintah daerah.

"Sepanjang 2025 terjadi penambahan luasan tanam sekitar 2.330 hektare. Jika dikonversikan, tambahan ini setara dengan peningkatan produksi padi sekitar 16 ribu hingga 17 ribu ton," katanya.

Sukadi menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara kebijakan pemerintah pusat dengan program yang dicanangkan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Kebijakan tersebut diterjemahkan secara teknis di lapangan agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani.

"Kenaikan luasan tanam ini bukan sekadar angka. Ini hasil dari kebijakan yang langsung menyentuh petani, mulai dari pengairan, pola tanam, sampai pendampingan," bebernya.

Baca juga: Pemkab Nganjuk Salurkan Bantuan Susu PKMK di Kecamatan Gondang, Tanggulangi Stunting

Lebih lanjut, Sukadi mengungkapkan peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Kediri didorong oleh optimalisasi Indeks Pertanaman (IP), sehingga lahan pertanian dapat dipanen lebih dari satu kali dalam setahun.

Selain itu, Pemkab Kediri juga melakukan pembangunan dan perbaikan infrastruktur pendukung pertanian, seperti saluran irigasi dan sumur submersible, serta menjalin koordinasi dengan Kementerian PUPR terkait pengembangan embung dan waduk.

"Modernisasi pertanian terus kita dorong, dari proses pembenihan, pratanam, hingga pascapanen. Semuanya berbasis mekanisasi supaya lebih efisien dan produktivitas petani meningkat," ungkap Sukadi.

Momentum panen raya perdana ini juga dimaknai sebagai wujud rasa syukur atas tercapainya swasembada pangan nasional.

Sukadi menyebut, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, saat ini Indonesia berada dalam kondisi surplus beras.

Di sisi lain, Kementerian Pertanian telah memastikan bahwa sepanjang 2025 hingga 2026 Indonesia tidak melakukan impor beras karena ketersediaan stok nasional yang mencukupi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved