Kamis, 11 Juni 2026

Berita Viral

Tim Trans7 Datangi Ponpes Lirboyo, Minta Maaf Terkait Tayangan di Xpose Uncensored

Trans7 akhirnya datang langsung ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, usai gelombang protes dari dari banyak pihak

Tayang:
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Dok Ponpes Lirboyo
PENGASUH PONPES - KH Abdul Muid Shohib beserta jajaran pengasuh dan pengurus pesantren di Gedung Yayasan Pondok Pesantren Lirboyo setelah menerima kunjungan pihak Trans7, Rabu (15/10/2025). Pihak Trans7 menyampaikan permohonan maaf atas tayangan viral yang dinilai menyinggung. 

TRIBUNMATARAMAN.COM I KEDIRI - Usai menuai gelombang protes dari berbagai kalangan santri dan masyarakat pesantren, pihak Trans7 akhirnya datang langsung ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, pada Rabu (15/10/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan permintaan maaf atas tayangan program Xpose Uncensored yang dinilai menyinggung dan melecehkan kehormatan kiai sepuh Lirboyo.

Rombongan Trans7 yang dipimpin Direktur Produksi Andi Chairil datang bersama Prof. Mohammad Nuh.

Mereka diterima langsung oleh KH Abdul Muid Shohib beserta jajaran pengasuh dan pengurus pesantren di Gedung Yayasan Pondok Pesantren Lirboyo. Pertemuan berlangsung tertutup selama sekitar dua jam.

Usai pertemuan, KH Abdul Muid Shohib atau Gus Muid menjelaskan bahwa kehadiran perwakilan Trans7 merupakan bentuk itikad baik untuk menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan tayangan yang telah menimbulkan keresahan di kalangan santri.

"Tim dari Trans7 datang untuk meminta maaf secara langsung kepada pihak pesantren. Mereka mengakui ada kekeliruan dalam konten program (Xpose Uncensored) yang menyinggung Kiai Sepuh Lirboyo," ungkap Gus Muid.

Namun demikian, Gus Muid menegaskan bahwa permintaan maaf yang disampaikan oleh tim produksi belum dianggap cukup. 

Ia menyebut bahwa tanggung jawab tertinggi atas seluruh tayangan di jaringan Transmedia berada di tangan Chairul Tanjung selaku CEO Transcorp.

"Kami menghargai kedatangan mereka, tapi kami berharap permintaan maaf itu juga datang langsung dari Bapak Chairul Tanjung, sebagai pemimpin tertinggi Transcorp," tegasnya.

Baca juga: Siswa SMPN 1 Trenggalek Temukan Ulat di Sayur MBG, Kejadian Kedua

Menurutnya, sosok yang menjadi sasaran dalam tayangan tersebut adalah KH Anwar Manshur, kiai sepuh sekaligus tokoh utama di Lirboyo.

Oleh sebab itu, pihak pesantren menilai permintaan maaf yang layak adalah permintaan langsung kepada sang kiai.

"Yang disinggung dalam tayangan itu adalah Romo Kiai Anwar Manshur. Maka yang pantas memohon maaf langsung tentu CEO Transcorp sendiri. Kami berharap beliau berkenan sowan ke Lirboyo dalam waktu dekat," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Produksi Trans7 Andi Chairil enggan memberikan keterangan panjang usai pertemuan. Ia hanya menyampaikan permintaan maaf singkat kepada awak media.

Diketahui sebelumnya, potongan video program Xpose Uncensored yang tayang di Trans7 memicu reaksi keras di media sosial.

Tayangan tersebut dinilai menampilkan narasi yang tidak pantas terhadap sosok kiai sepuh Lirboyo dan dianggap merendahkan kalangan santri.

Gelombang kecaman pun bermunculan dari berbagai pesantren dan organisasi keagamaan.

Banyak warganet menyerukan boikot terhadap Trans7 dan meminta pihak manajemen memberikan klarifikasi serta permintaan maaf secara terbuka.

Hingga kini, pihak Pondok Pesantren Lirboyo masih menunggu langkah lanjutan dari manajemen Transcorp.


(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved