Senin, 8 Juni 2026

Kebakaran di Kediri

Elpiji Bocor, Warung Sate di Pare Kediri Terbakar dan Kerugian Capai Rp 25 Juta

Kebakaran melanda sebuah warung sate milik Widodo di RT 49 RW 14 Kelurahan/Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Jawa Timur

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Damkar Kabupaten Kediri
PEMADAMAN - Petugas Damkar memadamkan api di sebuah warung sate milik Widodo di RT 49 RW 14 Kelurahan/Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Selasa (9/9/2025) pagi. Peristiwa ini diduga akibat kebocoran gas LPG yang memicu api hingga merambat ke atap bangunan. 

TRIBUNMATARAMAN.COM I KEDIRI - Kebakaran melanda sebuah warung sate milik Widodo di RT 49 RW 14 Kelurahan/Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (9/9/2025) pagi. 

Peristiwa ini diduga akibat kebocoran gas LPG yang memicu api hingga merambat ke atap bangunan. 

Api dengan cepat membesar dsn membuat lima karyawan warung mengalami luka bakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono menjelaskan pihaknya menerima laporan pada pukul 10.38 WIB.

Petugas menyebut seluruh korban hanya mengalami luka ringan dan langsung mendapat penanganan medis.

"Tim damkar Pos Pare langsung bergerak dengan satu unit armada berkapasitas 5.000 liter dan enam personel. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.20 WIB," jelas Kaleb.

Kebakaran ini menimbulkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 25 juta. Jumlah kerugian ini meliputi kerusakan pada bangunan, peralatan usaha, hingga bahan dagangan yang tidak terselamatkan. 

"Kerugian yang ditimbulkan cukup besar untuk skala usaha warung makan. Saat ini kami masih mendata barang-barang yang bisa diselamatkan," tambah Kaleb.

Baca juga: Ketua KONI Trenggalek Mundur, Adit Suparno Gantikan Nurhadi

Kaleb menambahkan, api sempat menjalar hingga ke bagian atap genteng. Hal itu membuat proses pemadaman berlangsung cukup intens agar tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.

"Kami menggunakan satu unit mobil damkar untuk menekan kobaran api. Selain itu warga sekitar juga membantu sehingga api tidak menjalar lebih luas," ucapnya. 

Kaleb mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam menggunakan gas LPG, termasuk rutin memeriksa selang dan regulator agar insiden serupa tidak terulang.

"Selalu waspada dan rutin cek gas di rumah," tandasnya. 

 

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved