Berita Terbaru Kabupaten Kediri
Misteri Jasad di Sungai Brantas Kediri Terungkap, Pemuda Diduga Terpeleset
Misteri penemuan jasad laki-laki tanpa identitas di pinggir Sungai Brantas Desa Badal, Kabupaten Kediri, akhirnya terkuak
Penulis: Isya Anshori | Editor: Sri Wahyuni
TRIBUNMATARAMAN.COM I KEDIRI - Misteri penemuan jasad laki-laki tanpa identitas di pinggir Sungai Brantas, Dusun Nambangan Desa Badal Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Senin (11/8/2025), akhirnya terkuak.
Korban diketahui bernama Abdul Hakim (18) warga Dusun Jabang Desa Sidomulyo Kecamatan Semen Kabupaten Kediri.
Kapolsek Ngadiluwih AKP Agung Saifudin menjelaskan identitas korban terungkap setelah tim Inafis Polres Kediri mencocokkan sidik jari dengan data kependudukan. Hasilnya, 100 persen identik dengan Abdul Hakim.
Keluarga korban juga membenarkan setelah melakukan pengecekan langsung di ruang jenazah RS Bhayangkara Kota Kediri.
"Sudah diidentifikasi dan cocok dengan data bernama Abdul Hakim warga Semen," katanya, Senin (11/8/2025).
Saat ini korban telah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan setelah dilakukan proses otopsi di RS Bhayangkara Kota Kediri.
Untuk penyebab sendiri, pihak kepolisian menduga korban terpeleset dan tercebur di Sungai Brantas.
"Diduga terjatuh ke Sungai Brantas," imbuhnya.
Sebelumnya, korban pertama kali ditemukan oleh Baidowi (70) warga setempat yang sedang mencari rumput.
Dia melihat sesosok tubuh tersangkut di ranting pohon tepi sungai dalam posisi tengkurap dan tanpa busana.
"Mayat sudah membusuk, seluruh tubuh melepuh, dan wajah sulit dikenali," terang Kapolsek Ngadiluwih.
Baca juga: Polres Kediri Tangkap Dua Tersangka Pengeroyokan di Kras, Korban Alami Luka Bacok
Berdasarkan keterangan ibu korban, Julaikah, Abdul Hakim meninggalkan rumah pada 3 Agustus 2025 dini hari.
Dia sempat menginap di rumah kerabat di Desa Slumbung, lalu pada 10 Agustus terlihat berjalan ke arah barat tanpa pamit.
Korban diketahui memiliki riwayat depresi sejak 2023 dengan kebiasaan menyendiri dan sifat temperamental.
Hasil pemeriksaan luar tidak menemukan tanda kekerasan. Keluarga menerima kematian Abdul Hakim sebagai musibah, menolak autopsi, dan tidak akan menuntut secara hukum.
Jenazah ditemukan di lokasi yang jauh dari pemukiman, kawasan yang biasanya hanya dilalui pencari rumput. Polisi menduga jasad korban terbawa arus dari tempat lain sebelum tersangkut di TKP.
(Isya Anshori/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik
berita terbaru kabupaten Kediri
Penemuan Mayat
Sungai Brantas
Kabupaten Kediri
Ngadiluwih
TribunMataraman.com
| Pemkab Kediri Perkuat Gerakan Kebersihan Lingkungan, Sampah 677 Ton per Hari Jadi Perhatian Serius |
|
|---|
| 5 Rekomendasi Wisata Low Budget di Kediri Raya, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan |
|
|---|
| Bupati Mas Dhito Bantu Nenek Sholikah Bangkitkan Usaha, Dapat Gerobak dan Modal untuk Asuh Tiga Cucu |
|
|---|
| Polres Kediri Gelar Lomba Menembak untuk Perkuat Sinergi TNI, Polri dan Pemerintah |
|
|---|
| Mako Baru Polsek Ringinrejo Beroperasi, Kapolres: Perkuat Pelayanan Kepolisian untuk Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Evakuasi-jasad-pemuda-dari-Brantas-Kediri.jpg)