Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Akibat Bakar-bakar Sampah, Gudang dan Dapur di Pare Kediri Hangus Terbakar 

Bangunan gudang dan dapur di desa Gedangsewu, kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, terbakar diduga karena aktivitas pembakaran sampah

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: eben haezer
dok. damkar kab kediri
HANGUS - Kebakaran gudang dan dapur milik warga bernama Sumarto di RT 04 RW 16, Dusun Parerejo Desa Gedangsewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Kamis (24/7/2025) siang. Api diduga dipicu oleh pembakaran sampah yang merambat hingga mengenai tumpukan bambu di dalam gudang. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Kebakaran melanda gudang dan dapur milik warga bernama Sumarto di RT 04 RW 16, Dusun Parerejo, Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare ,Kabupaten Kediri, Kamis (24/7/2025) siang.

Api diduga dipicu oleh pembakaran sampah yang merambat hingga mengenai tumpukan bambu di dalam gudang.

Peristiwa ini pertama kali dilaporkan warga bernama Elsa pada pukul 12.20 WIB.

Laporan segera ditindaklanjuti oleh tim pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri Pos Pare yang langsung bergerak ke lokasi dengan dua unit armada berkapasitas 5.000 liter.

"Setiba di lokasi pukul 12.33 WIB, kami menemukan api sudah membesar karena banyaknya tumpukan potongan bambu di gudang. Petugas segera melakukan pemadaman agar tidak merembet ke bangunan rumah," kata Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono.

Proses pemadaman berlangsung selama hampir satu jam, mulai pukul 12.36 hingga 13.30 WIB.

Sebanyak tujuh petugas Damkar Pos Pare dikerahkan dalam upaya ini, dibantu warga sekitar.

Kebakaran diduga terjadi akibat api dari pembakaran sampah yang tidak diawasi dengan baik. Api merambat dengan cepat ke gudang, kemudian menjalar ke dapur yang berada di area yang sama.

"Pembakaran sampah yang dilakukan di dekat gudang menjadi penyebab awal. Kondisi bambu kering di dalam gudang membuat api cepat membesar," jelas Kaleb.

Beruntung, rumah milik Sumarto berhasil diselamatkan dari kobaran api. Meski demikian, kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 5 juta mencakup kerusakan pada isi dapur dan tumpukan bambu.

"Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Petugas berhasil melokalisir api sebelum merembet ke bangunan lain," imbuhnya.

Pasca insiden ini, Damkar Kabupaten Kediri mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama di musim kemarau. Sebab, cuaca panas dan bahan kering di sekitar rumah sangat mudah memicu kebakaran.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

editor: eben haezer

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved