Berita Terbaru Kabupaten Kediri
Stok Pangan Kediri Juli 2025 Aman, Surplus Beras hingga Telur
Bulan Juli, Stok Pangan Kabupaten Kediri Surplus Warga Tak Perlu Khawatir Hadapi Cuaca Ekstrem
TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Warga Kabupaten Kediri tidak perlu khawatir soal pasokan bahan pangan selama Juli 2025.
Meski cuaca ekstrem dan potensi kemarau basah masih menjadi perhatian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kediri memastikan stok pangan aman, bahkan melimpah di sejumlah komoditas utama.
Kepala Bidang Ketersediaan, Distribusi, dan Kerawanan Pangan DKPP Kabupaten Kediri, Arbai, menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pangan di wilayahnya masih dalam kondisi sangat mencukupi.
“Untuk bulan Juli ini, stok pangan kita aman. Bahkan beberapa komoditas mengalami kelebihan pasokan,” ujarnya saat ditemui Sabtu (12/7/2025).
Merujuk data DKPP, kebutuhan beras masyarakat Kabupaten Kediri selama Juli diperkirakan mencapai 10.031,4 ton. Sementara itu, ketersediaan beras mencapai 72.765,8 ton, sehingga tercatat surplus sebesar 62.734,5 ton.
Hal serupa juga terjadi pada sejumlah komoditas hortikultura. Cabai rawit, misalnya, tersedia hingga 2.547 ton dari kebutuhan 284,7 ton—menunjukkan surplus sebanyak 2.262,3 ton. Sedangkan cabai merah surplus 183,4 ton dari total kebutuhan 194,6 ton.
Komoditas telur ayam ras juga mencatat kelebihan stok cukup besar. Dari kebutuhan sebesar 870,3 ton, tersedia hingga 5.729,3 ton, sehingga kelebihan mencapai 4.859 ton. Untuk minyak goreng, stok mencukupi dengan kelebihan 299,8 ton dari total kebutuhan 1.881,9 ton.
Arbai juga menambahkan bahwa ketersediaan protein hewani berada di zona aman. Daging ayam ras mencatat surplus 528,8 ton dan daging sapi surplus 203 ton.
“Beberapa komoditas seperti gula pasir, bawang putih, dan kedelai memang bukan produksi lokal, tapi stoknya tetap terkendali dan aman,” imbuh Arbai.
Sementara itu, komoditas jagung yang banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak mencatat ketersediaan 52.899,6 ton, jauh melampaui kebutuhan sebesar 19.938,9 ton, atau surplus hingga 32.960,7 ton.
Dengan kondisi ini, Arbai menegaskan masyarakat tidak perlu panik atau terpengaruh isu kelangkaan bahan pokok akibat gangguan cuaca maupun distribusi.
“Pasokan cukup karena kerja sama yang baik antara petani, pemerintah, dan pelaku distribusi. Kita juga rutin memantau stok, distribusi, dan harga di pasaran agar tetap stabil dan terkendali,” jelasnya.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman
(tribunmataraman.com)
| 5 Rekomendasi Wisata Low Budget di Kediri Raya, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan |
|
|---|
| Bupati Mas Dhito Bantu Nenek Sholikah Bangkitkan Usaha, Dapat Gerobak dan Modal untuk Asuh Tiga Cucu |
|
|---|
| Polres Kediri Gelar Lomba Menembak untuk Perkuat Sinergi TNI, Polri dan Pemerintah |
|
|---|
| Mako Baru Polsek Ringinrejo Beroperasi, Kapolres: Perkuat Pelayanan Kepolisian untuk Masyarakat |
|
|---|
| Bayi Perempuan yang Ditemukan di Pinggir Sawah Tugurejo Kediri Akhirnya Diserahkan ke Dinsos |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Petugas-saat-memindahkan-beras-untuk-kebutuhan-masyarakat-di-wilayah-Pare.jpg)