Berita Terbaru Kabupaten Trenggalek
Meroket! Harga Cabai Rawit dan Tomat Naik Pada Libur Tahun Baru Hijriah, Begini Penyebabnya
Harga Cabai Rawit dan Tomat Naik Pada Libur Tahun Baru Hijriah, Musim dan Tingginya Permintaan Jadi Penyebab
Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: faridmukarrom
TRIBUNMATARAMAN.COM | TRENGGALEK - Seiring datangnya momen Tahun Baru Hijriah, harga sejumlah komoditas di Pasar Basah Trenggalek, Kelurahan Ngantru, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek mengalami peningkatan.
Pedagang di Pasar Basah, Siti Fatimah menuturkan komoditas yang mengalami peningkatan adalah cabai rawit, cabai keriting, cabai besar, dan tomat.
Namun yang paling signifikan mengalami peningkatan adalah cabai rawit dan tomat.
"Tomat naik menjadi Rp 25 ribu perkilogram padahal biasanya Rp 10 ribu hingga Rp 12 ribu perkilogram," kata Siti, Jumat (27/6/2025).
Baca juga: Prediksi Susunan Pemain Benfica vs Chelsea di 16 Besar Piala Dunia Antarklub 2025 Live DAZN
Meningkatnya harga tomat tersebut terjadi secara bertahap sejak 5 hari yang lalu, mulai dari Rp 12 ribu, lalu Rp 14 ribu, hingga akhirnya Rp 25 ribu.
"Kalau harga tomat karena musim ya, hujan terus sehingga rawan busuk," lanjutnya.
Sedangkan cabai rawit juga mengalami kenaikan. Jika sebelumnya harga cabai rawit Rp 40 ribu perkilogram, saat ini naik menjadi Rp 58 ribu perkilogram.
"Sama seperti tomat, naiknya sedikit demi sedikit tapi dua hari ini yang naiknya sangat tajam, hingga Rp 10 ribu," lanjutnya.
Kenaikan harga cabai ini terjadi karena permintaan yang tinggi pada momen Tahun Baru 1447 Hijriah.
"Kalau harga cabai rawit naik karena banyak yang butuh. Mungkin akan kembali ke harga normal atau turun sekitar 5 hari lagi," pungkasnya.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman
(tribunmataraman.com)
| Vakum 3 Tahun, CFD Trenggalek Hadir Kembali Dorong Perputaran Ekonomi UMKM |
|
|---|
| Polisi Tangkap Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Rp 916 Juta, Sempat Lari ke Timor Leste |
|
|---|
| Bupati Mas Ipin Matangkan Skema WFH ASN Trenggalek, Targetkan Efisiensi APBD hingga 20 Persen |
|
|---|
| Tepis Wacana Pembelajaran Online, Sekolah di Trenggalek Tetap Tatap Muka |
|
|---|
| Pernah Telantar di Hutan, Anak Mentawai Temukan Harapan Baru di Sekolah Rakyat Trenggalek |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/harga-cabai-di-kota-malang-januari-2025.jpg)