Selasa, 9 Juni 2026

Berita Terbaru Kota Blitar

LP Blitar Manfaatkan Lahan Sisa Untuk Tanam Sayur, Sekali Panen Dapat 80 Kg Sawi

LP Blitar memanfaatkan lahan sisanya untuk menanam sayur. Sekali panen, bisa mendapatkan 80 kg sayur sawi.

Tayang:
Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
PANEN SAWI: Warga binaan memanen sawi di lingkungan LP Kelas IIB Blitar, Kamis (22/5/2025). Sekali panen bisa menghasilkan sekitar 80 kilogram sawi. 

TRIBUNMATARAMAN.COM I BLITAR - Sejumlah warga binaan memanen sayuran sawi di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Blitar, Kamis (22/5/2025). 

Sayuran sawi itu ditanam dengan memanfaatkan lahan sisa di beranggang atau lorong di sekitar LP yang luasnya sekitar 400 meter persegi.

"Hari ini, kami melaksanakan panen sawi di sekitar beranggang LP Blitar dengan luas 400 meter persegi. Panen ini untuk mewujudkan program ketahanan pangan," kata Kepala LP Kelas IIB Blitar, Romi Novitrion. 

Romi mengatakan, sesuai perintah presiden dan menteri, setiap ada lahan sisa tidak boleh dibiarkan menganggur. 

Untuk itu, LP Blitar memanfaatkan lahan yang ada untuk pertanian dan perikanan. 

Di sekitar beranggang LP Blitar juga terdapat beberapa kolam ikan lele dan ikan nila.

Lahan di sekitar beranggang itu lebarnya sekitar 5 meter yang modelnya mengelilingi bangunan LP. 

Lahan berada di antara bangunan blok warga binaan dengan tembok keliling LP. 

"LP Blitar sebenarnya juga memiliki lahan pertanian di sekitar lokasi bangunan LP baru di Jatimalang. Kemarin juga sudah panen padi hasilnya 1 ton. Kami berdayakan warga binaan dan masyarakat sekitar untuk pertanian di sana," ujarnya. 

Dikatakannya, pertanian dan perikanan di lingkungan LP dikelola oleh tiga warga binaan. 

Hasil panen pertanian dan perikanan dimanfaatkan untuk premi warga binaan, keberlanjutan kegiatan, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP). 

"Hasil panen sawi ini sekitar 80 kilogram sekali panen. Hasilnya disetor ke dapur LP. Sesuai ketentuan 5 persen hasil panen harus masuk ke dapur. Karena kami juga ada UMKM," katanya. 

Menurutnya, pertanian di lingkungan LP sebenarnya sudah ada sejak 2017. Jenis sayuran yang ditanam di lingkungan LP, yaitu, kangkung dan sawi. 

"Kalau musim hujan kami tanami kangkung, kalau musim kemarau kami tanami sawi," ujarnya.

(samsul hadi/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved