Jumat, 5 Juni 2026

Berita Terbaru Kabupaten Trenggalek

Pemprov Jatim dan Pemkab Trenggalek Komitmen Berikan Kemudahan Pengusaha Mikro 

Pemprov Jatim dan Pemkab Trenggalek Berkomitmen untuk memberikan kemudahan perizinan bagi para pelaku UMKM di Trenggalek

Tayang:
Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/sofyan arif candra
NAIK KELAS - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak (dua dari kanan) dan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (berpeci) menghadiri Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di GOR Gajah Putih, Jalan Brigjen Soetran, Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Senin (5/5/2025). Pemprov Jatim dan Pemkab Trenggalek berkomitmen permudah pelayanan Usaha Mikro. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | TRENGGALEK - Sebanyak 1.200 pengusaha mikro di Kabupaten Trenggalek mendapatkan kemudahan pelayanan berbagai macam perizinan, dan sertifikasi dalam Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di GOR Gajah Putih, Jalan Brigjen Soetran, Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Senin (5/5/2025).

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestiano Dardak mengapresiasi festival tersebut dan berharap kemudahan pelayanan terhadap pelaku UMKM tidak berhenti hanya di festival tersebut.

"Ini akan menjadi bukti kepada seluruh pengusaha UMKM bahwa fasilitas ini tersedia, walaupun tidak ada pameran kita tetap memberikan kemudahan melalui portal online maupun offline baik itu pembiayaan, penjaminan, karena Umkm punya risiko kecelakaan kerja, kebakaran dan lainnya," kata Emil, Senin (5/5/2025).

Baca juga: Dukung UMKM Lokal, Wali Kota Kediri Luncurkan Omah Halal di Festival Halal 2025

Kemudahan yang diberikan Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Kemen UMKM) dalam festival tersebut selaras dengan program - program yang telah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun pemerintah kabupaten/kota di Jatim.

Sebagai contoh, saat Kementerian UMKM mengalokasikan akses pembiayaan UMKM sebesar Rp 300 triliun melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR), Provinsi Jawa Timur juga mempunyai program Prokesra (Program Kredit Sejahtera).

"Di Provinsi ada Prokesra, yaitu pinjaman dengan biaya 3 persen ditargetkan Rp 800 M atau Rp 0,8 triliun," lanjutnya.

Program tersebut juga dilengkapi dengan kemudahan lainnya seperti mengurus sertifikasi halal, BPOM, maupun PIRT untuk menunjang ekosistem usaha mikro di Jawa Timur.

"Karena tidak mungkin kalau pembiayaan saja tapi tidak didukung halalnya dan sertifikasi lainnya, produknya mau dipasarkan di mana," tambah Emil.

Sementara itu, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menambahkan, Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro menjadi semangat Pemkab Trenggalek untuk memberikan pelayanan terbaik untuk pengusaha UMKM.

"Kegiatan seperti ini setiap Rabu sudah dilakukan, setiap Rabu kita ngantor di desa, semua pelayanan di Kabupaten termasuk mitra strategis perbankan dan pegadaian juga datang di situ," jelas Mas Ipin, sapaan akrab Mochamad Nur Arifin.

Melalui program Mening Deh, Makaryo Ning Desa Hebat, Pemkab Trenggalek jemput bola ke desa-desa untuk melayani penerbitan NIB, PIRT, serta menyediakan akses permodalan.

Hasilnya, setiap tahun Pemkab Trenggalek menerbitkan 11 ribu perizinan usaha. Hal tersebut turut mengungkit pertumbuhan ekonomi Kabupaten Trenggalek 4,7 persen.

"Kalau kita ingin mengejar target pertumbuhan ekonomi 8 persen seperti yang dicanangkan pak presiden maka tenaga yang dibutuhkan harus tiga kali lipatnya," jelas Mas Ipin.

"Untuk itu tata-rata camat sudah dikasih tugas, menjadi duta investasi, perizinan, dan Duta pelayanan UMKM setiap camat kita targetkan bisa menerbitkan 2 ribu NIB," pungkasnya.

(TribunMataraman/Sofyan Arif Candra)

editor: eben haezer

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved