Jumat, 5 Juni 2026

Pendidikan

Pergunu Kediri Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Kolaboratif

Pergunu Kabupaten Kediri mengingatkan pentingnya peningkatan mutu pendidikan nasional melalui integrasi antara pendidikan umum dan keagamaan

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: eben haezer
tribunjatim/sofyan arif candra
Ilustrasi santri pondok pesantren 

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Ketua Pimpinan Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Kediri, Yusron Ahmad, mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan nasional melalui integrasi antara pendidikan umum dan pendidikan keagamaan. Hal tersebut disampaikan Gus Yusron pada momen Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025. 

Menurutnya, penggabungan kurikulum pendidikan umum dan agama menjadi salah satu solusi strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral.

"Kami meyakini, perpaduan pendidikan agama dan umum di satu lembaga mampu memberikan manfaat lebih bagi siswa. Ini menjadi bekal penting menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks," kata Gus Yusron, Sabtu (3/5/2025). 

Dia mencontohkan sistem pendidikan di lingkungan pesantren, termasuk di Ponpes Sirojul Ulum yang diasuhnya. Di lembaga ini, para santri tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga mendapatkan pelajaran umum serta penguatan karakter.

"Santri itu dididik agar menjadi manusia berbudi pekerti luhur. Mereka dipersiapkan untuk menjalani kehidupan dunia, sekaligus tidak melupakan kewajiban akhirat," imbuhnya.

Lebih lanjut, Gus Yusron mengapresiasi semakin banyaknya pesantren yang mulai menyisipkan pendidikan keterampilan hidup, salah satunya kewirausahaan. Menurutnya, ini menjadi modal penting bagi santri untuk mandiri dan membuka lapangan kerja di masa depan.

"Dengan keterampilan wirausaha, para santri memiliki kemampuan bertahan hidup dan berkontribusi pada masyarakat luas," tuturnya.

Di sisi lain, harapan juga datang dari para santri. Wanodya Ningrum Hala Sobah, salah satu santriwati Ponpes Sirojul Ulum berharap pemerintah lebih memperhatikan lembaga pendidikan berbasis pesantren, terutama dalam penyediaan fasilitas pendukung pembelajaran.

"Kami merasa pendidikan di sini sudah sangat baik, tapi kami juga butuh dukungan fasilitas. Semoga Hardiknas ini jadi momentum agar semua anak Indonesia bisa belajar dengan layak dan mengejar cita-cita mereka," harapnya.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

editor: eben haezer

--

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved