Idul Fitri 2025

LINK dan Cara Nonton ive Streaming Sidang Isbat 2025/ 1446 H, Idul Fitri Lusa atau Besok?

Link Live Streaming Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 2025 Hari Ini, Live Streaming Kompas TV dan Youtube Kemenag RI Gratis

Editor: faridmukarrom
Kompas/ Firda Janati
Link Live Streaming Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 2025 Hari Ini, Live Streaming Kompas TV dan Youtube Kemenag RI Gratis 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Link Live Streaming Sidang Isbat penetapan Lebaran dan awal bulan 1 Syawal  1446 H yang digelar Kemenag RI, Sabtu (29/3/2023) hari ini via Youtube Kemenag RI dan Live Streaming Kompas TV Gratis.

Sidang Isbat penetapan Lebaran dan awal bulan 1 Syawal  1446 H digelar Kemenag RI pada hari ini Sabtu, 29 Maret 2025. Link Live Streaming Sidang Isbat ada di bagian bawah artikel ini. 

Live hasil sidang isbat Lebaran 2025 atau Hari Raya Idul Fitri 2025/ 1446 hijriah pemerintah jatuh pada tanggal berapa?

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa sidang isbat akan diawali dengan seminar metode hisab dan rukyat yang dimulai pukul 16.00 WIB.

Baca juga: Dari Salam, Islam dan ke Istislam

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama serta shalat Maghrib berjamaah.

“Sidang isbat sendiri akan dimulai pukul 18.30 WIB, dilanjutkan dengan konferensi pers pada pukul 19.00 WIB,” ujar Abu Rokhmad, dikutip dari laman resmi Kemenag.

Dalam penentuan awal Syawal ini, pemantauan hilal akan dilakukan di 33 titik di seluruh provinsi di Indonesia, kecuali Bali yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.

 Di sisi lain, Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan bahwa 1 Syawal 1446 H jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. Penetapan ini berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal.

Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) masih menunggu hasil rukyatul hilal yang akan dilakukan pada 29 Maret 2025 sebelum menentukan tanggal pasti Idul Fitri.

Menurut Abu Rokhmad, jika mengacu pada perhitungan hisab, kemungkinan besar Idul Fitri 2025 akan sama dengan Muhammadiyah, yakni pada 31 Maret.

Keputusan resmi mengenai Hari Raya Idul Fitri 2025 akan diumumkan oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dalam konferensi pers setelah sidang isbat selesai.

OASA UINSA Surabaya Sebut Idul Fitri 1446 H Tanggal 31 Maret 2025

 Observatorium Astronomi Sunan Ampel (OASA) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya mengumumkan bahwa Idul Fitri 1446 Hijriah akan jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. 

Hal ini berdasarkan perhitungan astronomi yang menunjukkan bahwa hilal awal bulan Syawal tidak akan terlihat pada Sabtu, 29 Maret 2025, saat matahari terbenam di Indonesia.

Menurut Novi Sopwan, M.Si., Penanggung Jawab OASA FSH UINSA, ijtimak atau konjungsi bulan baru Syawal 1446 H terjadi pada Sabtu, 29 Maret 2025, pukul 17.58 WIB (18.58 WITA dan 19.58 WIT). 

"Namun, hampir di seluruh wilayah Indonesia, bulan akan terbenam lebih dahulu dibandingkan dengan matahari, sehingga hilal tidak akan terlihat," jelasnya.

Dari pengamatan OASA di Surabaya, matahari diperkirakan akan terbenam pada pukul 17.33 WIB, sedangkan bulan terbenam lebih dulu pada pukul 17.26 WIB. 

"Dengan demikian, hilal tidak akan tampak, sehingga penetapan awal Syawal harus mengikuti kaidah istikmal, yakni menggenapkan bulan Ramadan menjadi 30 hari," tambah Novi.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan rukyat hilal pada 29 Maret 2025 karena secara astronomi, hilal tidak mungkin terlihat. 

"Sebagai gantinya, masyarakat dapat mengikuti pengamatan langit pada 30 Maret 2025 saat matahari terbenam sebagai bentuk edukasi astronomi," katanya.

Dengan kondisi ini, tidak akan ada perbedaan dalam penentuan Idul Fitri di Indonesia, dan seluruh umat Islam di Tanah Air akan merayakan 1 Syawal 1446 H secara serentak pada Senin, 31 Maret 2025.

RUKYAT HILAL : Rukyat hilal untuk penentuan awal Ramadan 1446 H di OASA, UINSA Tower KH. Mahrus Aly Lt.10, Jl. Ahmad Yani 117, Surabaya tahun lalu. OASA UINSA setiap tahunnya menggelar Rukyat Hilal sebagai bagian dari pembelajaran mahasiswa.

Live Streaming Sidang Isbat

LINK Kompas TV

LINK Kemenag RI

Prediksi Lebaran 2025

Secara astronomis, konjungsi atau ijtimak terjadi pada pukul 17.57 WIB tanggal 29 Maret 2025.

Data astronomi memperlihatkan posisi hilal saat matahari terbenam berada di antara minus tiga derajat di Papua hingga minus satu derajat di Aceh.

"Data-data astronomi ini akan kami verifikasi melalui mekanisme rukyat," kata Abu Rokhmad.

Namun, berdasarkan kriteria imkanur rukyat dari MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), posisi hilal belum memenuhi syarat karena masih di bawah ketentuan minimal 3 derajat ketinggian dengan elongasi 6,4 derajat.

Oleh sebab itu, Idul Fitri 1446 Hijriah kemungkinan besar jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.

Meskipun hasil perhitungan astronomi jelas, Abu Rokhmad menegaskan bahwa proses rukyat tetap penting dilaksanakan.

"Ada yang bertanya, kenapa harus repot-repot kalau sudah jelas hasilnya? Justru di sini letak tantangannya. Ini bukan soal hasil semata, tapi soal proses, soal pembuktian ilmiah, dan soal syiar Islam," ujarnya.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com /Kompas TV)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved