Pelajar SMP Curi Motor

Pelajar SMP Diduga Curi Motor di Desa Pontang Ambulu Jember

Seorang pelajar SMP diamankan polisi karena diduga melakukan pencurian motor di desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. 

Penulis: Imam Nawawi | Editor: eben haezer
ist
ilustrasi pencurian motor 

TRIBUNMATARAMAN.COM | JEMBER - Seorang pelajar SMP diamankan polisi karena diduga melakukan pencurian motor di desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. 

Sebelumn diamankan polisi, bocah Laki-laki umur 16 tahun asal Kecamatan Wuluhan Jember ini lebih dulu diamankan warga yang memergokinya saat mencuri motor Honda Beat di emperan toko di desa Pontang. 

Kanit Reskrim Polsek Ambulu, Ipda Dimas Abra Wibowo mengungkapkan, dugaan pencurian itu terjadi Rabu malam (26/3/2025). 

"Setelah mendapatkan laporan tersebut, kami langsung amankan ABH (Anak Berhadapan Hukum) di Polsek untuk dilakukan interogasi dan didampingi orang tuanya," ujarnya, Kamis (27/3/2025).

"Untuk pencuriannya masih kami dalami, menurut saksi-saksi ABH ini hanya memundurkan sepeda motor dan diketahui oleh pemiliknya, akhirnya diamankan oleh pemiliknya," kata Dimas.

Namun, Dimas mengaku kesulitan meminta keterangan dari terduga pelaku, sebab bocah tersebut sering kali tidak nyambung ketika diajak ngobrol.

"Yang bersangkutan kalau diajak komunikasi kurang nyambung, mungkin terpengaruh minuman keras atau obat-obatan terlarang," imbuhnya.

Dia mengaku telah mengamankan barang bukti dalam perkara ini, berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih milik korban.

Sementara untuk proses hukum lebih lanjut dalam perkara ini, Dimas mengaku masih perlu berkoordinasi dengan Bapas Jember, karena ini menyangkut anak berhadapan hukum.

"Sesuai undang-undang anak yang berhadapan hukum, harus dilakukan diversi yang melibatkan pihak sekolah dan juga Bapas," tuturnya.

Berdasarkan keterangan dari perangkat desa setempat. Kata dia, keluarga korban dikenal baik oleh masyarakat dan tidak pernah terlibat dalam kasus kriminal.

"Pekerjaan orang tuanya petani, dan secara ekonomi katagori keluarga yang cukup," pungkasnya. 

(imam nawawi/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved