Liga 2

Liga 2: Persela Gagal Menang Lawan Bhayangkara, Begini Alasan Zulkifli

Liga 2: Pelatih Persela, Zulkifli Syukur menyebut faktor utama timnya ditahan imbang 1-1 Bhayangkara FC

Penulis: Khairul Amin | Editor: faridmukarrom
Foto Istimewa Persela Lamongan
Pemain Persela, Samsul Arif (kanan) berduel dengan pemain PSKC Cimahi di Stadion Tuban Sport Center, Selasa (21/1/2025) sore. Laga berakhir imbang 1-1. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Pelatih Persela, Zulkifli Syukur menyebut faktor utama timnya ditahan imbang 1-1 Bhayangkara FC di Stadion Tuban Sport Center, Sabtu (1/2/2025) karena kurang beruntung.

Ia mengatakan, timnya di laga ketiga babak 8 besar Liga 2 2024/2025 ini mendominasi permainan, juga menciptakan beberapa peluang, sayang hanya satu yang menjadi gol.

Statistik menunjukkan, penguasaan bola Persela di laga ini mencapai 66 persen. Menciptakan 5 kreasi peluang, unggul dibanding Bhayangkara FC yang hanya menciptakan 3 kreasi peluang.

"Tentu kami semua kecewa, tapi dari hasil ini tidak ada yang patut kami salahkan," kata Zulkifli Syukur.

Baca juga: Liga 2: Gresik United Tanpa Renan Silva dan Akbar lawan Persewar Waropen di Jayapura

"Kita bisa lihat bersama bagaimana usaha pemain di dalam lapangan, kembali lagi mungkin faktor kurang beruntun," tambahnya.

Persela sebenarnya sempat unggul lebih dulu  lewat gol Yoga menit 33, namun Bhayangkara FC membalas lewat gol Dendy Sulistyawan menit 42.

Terkait gol lawan, ia sebenarnya sudah mewanti-wanti pemain tentang bola crossing silang yang memang menjadi kelebihan Bhayangkara FC.

"Di meeting kami sudah menjelaskan ke mereka bahwa salah satu kekuatan Bhayangkara bola cros, dan itu harus kami hentikan," terangnya.

"Terbukti dengan hanya satu crossing mereka bisa menciptakan gol," tambah pelatih asal Makassar itu.

Selain salah antisipasi, hilangnya fokus disebut Zulkifli menjadi penyebab timnya selalu kebobolan 2 laga kandang yang dijalani.

Padahal dua laga tersebut, satunya saat ditahan imbang 1-1 PSKC Cimahi (21/1/2025), Persela lebih dulu unggul.

"Ini kejadian berulang, awalnya terjadi saat lawan Cimahi, dan sekarang terjadi lagi gol balasan lawan Bhayangkara, saya melihat pemain kurang fokus, terhadap penjagaan," pungkasnya.

Meski hanya mendapat satu poin, Persela tetap berada di peringkat dua klasemen Grup Y dengan poin 3, berada di bawah Bhayangkara FC dengan raihan 7 poin.

Peringkat 3 dan 4 secara urut ditempati PSKC dan Persijap yang sama-sama mengoleksi 2 poin. Persaingan semakin seru tiga laga tersisa untuk menentukan dua tim teratas yang akan lolos, karena semua tim masih memiliki peluang sama untuk lolos ke babak selanjutnya 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved