Berita Terbaru kabupaten kediri

Pemkab Kediri Imbau Pengelola Wisata dan Masyarakat Terapkan Pariwisata Aman Selama Libur Nataru  

Pemkab Kediri mengajak pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Kediri menerapkan pariwisata aman selama Libur Natal dan Tahun Baru

Penulis: Isya Anshori | Editor: eben haezer
isya anshori
Suasana area wisata Gunung Kelud Kabupaten Kediri, Kamis (19/12/2024). 

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat serta pengelola usaha pariwisata dalam rangka menyambut perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, M. Solikin mengatakan pihaknya telah mengeluarkan imbauan menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pariwisata Republik Indonesia Nomor SE/1/PP.03.00/MP/2024 tentang penyelenggaraan wisata aman, nyaman, dan menyenangkan saat perayaan nanti.

Imbauan ini, lanjut Solikin, bertujuan memastikan keamanan, kenyamanan, serta keberlanjutan pariwisata selama liburan akhir tahun, di tengah tingginya jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi unggulan di Kediri, seperti Gunung Kelud dan Monumen Simpang Lima Gumul (SLG).

Baca juga: Atraksi Kembang Api Akan Meriahkan Malam Tahun Baru di Simpang Lima Gumul Kediri

Solikin menjelaskan Pemkab Kediri meminta pengelola destinasi wisata dan usaha pariwisata mematuhi standar operasional prosedur (SOP) serta menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan ketat untuk menjamin keamanan wisatawan.

"Moda transportasi, fasilitas, dan wahana wisata seperti flying fox, seluncuran, dan arena outbound harus menjalani pemeriksaan rutin dan segera diperbaiki jika ditemukan kerusakan juga harus diperhatikan," jelasnya, Sabtu (21/12/2024). 

Selain itu, pengelola wisata diminta bekerja sama dengan UMKM setempat untuk memenuhi kebutuhan wisatawan, guna mendukung perekonomian lokal. Selanjutnya, pengelola dilarang menaikkan harga tiket masuk atau produk di dalam objek wisata selama periode liburan.

"Pengelola wisata diminta mempersiapkan mitigasi terhadap bencana alam maupun non-alam, serta bekerja sama dengan TNI, Polri, rumah sakit, dan PMI untuk menjamin keselamatan wisatawan," lanjut Solikin. 

Lebih jauh, Solikin mengimbau agar informasi mengenai jam operasional, aturan, dan kegiatan di destinasi wisata juga harus disampaikan secara fisik maupun digital agar wisatawan mudah mengaksesnya.

Solikin juga mengimbau wisatawan, pelaku usaha, dan masyarakat  menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta memperhatikan kapasitas daya tampung lokasi wisata.

"Pemkab Kediri meminta semua pihak memantau perkembangan cuaca melalui informasi resmi dari BMKG untuk memastikan keselamatan selama berwisata.  

Imbauan ini menjadi langkah Pemkab Kediri untuk menciptakan suasana liburan yang aman dan nyaman, sekaligus meningkatkan pengalaman wisatawan di Kabupaten Kediri.  

"Kami mengajak semua pihak, baik pengelola wisata, masyarakat, maupun wisatawan, untuk bekerja sama menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan selama libur Natal dan Tahun Baru ini," tutup Solikin. 

Salah satu pengelola wisata di Gunung Kelud pengelola Gunung Kelud, Purwanto memastikan sarana dan prasarana seperti kebersihan toilet, loket tiket, dan fasilitas umum tetap menjadi prioritas utama. Selain itu, pengelola juga menghimbau wisatawan untuk mematuhi aturan, terutama saat memasuki area kawah.

"Kami berharap pengunjung bisa datang lebih pagi, mengingat saat ini memasuki musim hujan. Persiapan dari pintu masuk hingga kawasan kawah sudah kami lakukan demi kenyamanan wisatawan," jelasnya. 

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

editor: eben haezer
 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved