Berita Terbaru Kabupaten Kediri
Pemkab Kediri Lakukan Normalisasi Sungai untuk Cegah Banjir di Musim Hujan
Pemkab Kediri melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) gencar melakukan proyek normalisasi sungai di sejumlah wilayah rawan banjir
Penulis: Isya Anshori | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) gencar melakukan proyek normalisasi sungai di sejumlah wilayah rawan banjir.
Proyek yang dimulai sejak September hingga Desember ini bertujuan untuk mengurangi risiko banjir dengan mengeruk sedimentasi dan memperbesar kapasitas aliran sungai.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, mengungkapkan bahwa lebih dari 20 sungai telah menjadi fokus normalisasi dengan total panjang pengerukan mencapai 2,9 kilometer.
Sungai-sungai ini tersebar di wilayah Kecamatan Kras, Wates, Ngasem, Plosoklaten, Banyakan, Tarokan, Kunjang, Kepung, Badas, Mojo, dan Plemahan.
"Normalisasi ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang menyebutkan adanya pendangkalan dan penyempitan badan sungai, sehingga berisiko menimbulkan banjir saat hujan deras," ujar Irwan, Senin (9/12/2024).
Proyek normalisasi difokuskan pada pengerukan sedimentasi, seperti di Sungai Paron yang mengalami pendangkalan signifikan. Di sana, pengerukan dilakukan hingga kedalaman dua meter untuk meningkatkan kapasitas aliran air.
Irwan menjelaskan bahwa banyak saluran sungai lama yang sudah tidak mampu menampung debit air hujan yang meningkat dari waktu ke waktu. Hal ini menyebabkan genangan di sejumlah wilayah saat musim hujan tiba.
"Ini langkah antisipasi kami untuk memastikan aliran sungai tetap lancar sehingga tidak menimbulkan banjir di wilayah sekitar," imbuh Irwan.
Normalisasi sungai ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan mengurangi potensi kerugian akibat banjir. Dengan aliran sungai yang lebih optimal, risiko genangan air di kawasan pemukiman dan lahan pertanian di sekitar sungai dapat diminimalkan.
"Tujuan utama kami adalah meningkatkan kapasitas aliran sungai dan memastikan bahwa kawasan di sekitarnya lebih aman dari ancaman banjir," jelas Irwan.
Pemerintah Kabupaten Kediri berharap proyek normalisasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menjaga keamanan lingkungan selama musim hujan.
Irwan juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga hasil normalisasi dapat bertahan lebih lama.
"Semoga langkah ini mampu mengantisipasi potensi banjir dan membantu masyarakat menghindari kerugian akibat genangan air," tutupnya.
(Isya Anshori/TribunMataraman.com)
editor: eben haezer
berita terbaru kabupaten Kediri
normalisasi sungai
Pemkab Kediri
tribunmataraman.com
Kabupaten Kediri
pencegahan banjir
Nasib Pilu Napi Muda di Lapas Kediri, Diduga Jadi Korban Kekerasan Sesama Tahanan |
![]() |
---|
Pemkab Kediri Kebut Perbaikan 78 Ruas Jalan, Target 89 Persen Jalan Mulus di 2025 |
![]() |
---|
BPN Kediri Tindak Lanjuti Aksi Warga Puncu, Peta Tanah Akan Dicocokkan Ulang Minggu Depan |
![]() |
---|
Ratusan Warga Puncu Geruduk Kantor BPN Kediri, Tolak Penetapan Lahan Fasos di Lahan Garapan |
![]() |
---|
MPP Kabupaten Kediri Segera Soft Launching, 20 Instansi Mulai Uji Coba Layanan Awal September |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.