Breaking News

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Warga Ringinrejo Kediri Gempar, Pria 46 Tahun Ditemukan Tewas di Dapur Rumahnya

Warga Desa Ringinrejo, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria bernama Samsun (46), di lantai dapur

Editor: eben haezer
ist
Tim Inafis Satreskrim Polres Kediri bersama dokter dari Puskesmas setempat segera melakukan pemeriksaan awal kepada korban. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Warga Desa Ringinrejo, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria bernama Samsun (46), di lantai dapur rumahnya, Kamis (7/11/2024). 

Kapolsek Ringinrejo, AKP Dyan Purwandi, Samsun sehari-hari tinggal seorang diri di dalam rumah. 

"Menurut keterangan para saksi, korban ini tinggal seorang diri di rumah," jelas AKP Dyan, Kamis (7/11/2024). 

AKP Dyan menuturkan bahwa warga sekitar mulai curiga ketika melihat rumah korban dalam keadaan gelap selama dua hari. Lampu di dalam rumah dan teras rumah korban juga tidak menyala. Padahal biasanya Samsun rutin menyapa tetangga dan keluar rumah.

Merasa khawatir, tetangga mencoba menghubungi korban melalui ponselnya, namun hanya terdengar suara dering dari dalam rumah tanpa ada jawaban. Warga semakin curiga dan akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa setempat.

Setelah berkonsultasi, pihak desa dan beberapa warga memutuskan untuk membuka pintu secara paksa. Mereka terkejut menemukan korban dalam kondisi tengkurap di lantai dapur dan sudah dalam keadaan tak bernyawa, disertai aroma tidak sedap.

"Saat tetangga dan Kepala Dusun mengetuk pintu, tidak ada respon dari dalam rumah akhirnya mereka masuk ke dalam dan menemukan korban tak bernyawa," tambah AKP Dyan. 

Tim Inafis Satreskrim Polres Kediri bersama dokter dari Puskesmas setempat segera melakukan pemeriksaan awal. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di sekitar korban, ditemukan sejumlah obat dan surat berobat dari sebuah rumah sakit di Blitar.

Diduga, Samsun meninggal dunia akibat penyakitnya yang kambuh. Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi.

"Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung yang sudah dialaminya selama sekitar tiga tahun," tanda AKP Dyan.

(isya ansori/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved