Profil Kabupaten Jember

Profil Kabupaten Jember Lengkap Informasi Wisata, Kuliner Hingga Etimologi

Kabupaten Jember adalah salah satu di Jatim dengan luas sekitar 3.293,34 km² dan populasi mencapai sekitar 2,6 juta

Editor: faridmukarrom
Imam Nawawi/TribunJatim.com
Kabupaten Jember adalah salah satu di Jatim dengan luas sekitar 3.293,34 km² dan populasi mencapai sekitar 2,6 juta 

TRIBUNMATARAMAN.COM | JEMBER - Kabupaten Jember adalah salah satu wilayah di Provinsi Jawa Timur, Indonesia, dengan luas sekitar 3.293,34 km⊃2; dan populasi mencapai sekitar 2,6 juta jiwa.

Daerah ini dikenal luas sebagai Kota Carnaval, berkat tradisi tahunan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang diadakannya.

JFC tidak hanya menjadi ajang fashion tahunan, tetapi juga menjadi pelopor yang menginspirasi kemunculan fashion carnaval di berbagai kota lainnya di Indonesia.

Secara geografis Kabupaten Jember berada pada posisi 7059’6” sampai 8033’56” Lintang Selatan dan 113016’28” sampai 114003’42” Bujur Timur. 

Baca juga: Pemkab Trenggalek Gelar Fishtival, Ajak Anak-anak Gemar Makan Ikan untuk Hindari Stunting 

Di Utara, Kabupaten Jember berbatasan dengan Kabupaten Probolinggi & Kabupaten Bondowoso

Di Selatan, Kabupaten Jember berbatasan dengan Samudera Hindia

Sementara, Di Timur Kabupaten Jember berbatasan dengan Kabupaten Banyuwangi

Lalu di Barat, Kabupaten Jember berbatasan dengan Kabupaten Lumajang

Daftar Kecamatan 

1.      Kecamatan Ajung (7 Desa)

2.      Kecamatan Ambulu (7 Desa)

3.      Kecamatan Arjasa (6 Desa)

4.      Kecamatan Bangalsari (11 Desa)

5.      Kecamatan Balung (8 Desa)

6.      Kecamatan Gumukmas (8 Desa)

7.      Kecamatan Jelbuk (6 Desa)

8.      Kecamatan Jenggawah (8 Desa)

9.      Kecamatan Jombang (6 Desa)

10.   Kecamatan Kalisat (12 Desa)

11.   Kecamatan Kaliwates (7 Kelurahan)

12.   Kecamatan Kencong (5 Desa)

13.   Kecamatan Ledokombo (10 Desa)

14.   Kecamatan Mayang (7 Desa)

15.   Kecamatan Mumbulsari (7 Desa)

16.   Kecamatan Panti (7 Desa)

17.   Kecamatan Pakusari (7 Desa)

18.   Kecamatan Patrang ( 8 Kelurahan)

19.   Kecamatan Puger (12 Desa)

20.   Kecamatan Rambipuji (8 Desa)

21.   Kecamatan Semboro (6 Desa)

22.   Kecamatan Silo (9 Desa)

23.   Kecamatan Sukorambi (5 Desa)

24.   Kecamatan Sukowon (12 Desa)

25.   Kecamatan Sumberbaru (10 Desa)

26.   Kecamatan Sumberjambe (9 Desa)

27.   Kecamatan Sumbersari (7 Kelurahan)

28.   Kecamatan Tanggul (8 Desa)

29.   Kecamatan Tempurejo (8 Desa)

30.   Kecamatan Umbulsari (10 Desa)

31.   Kecamatan Wuluhan (7 Desa)

Etimologi 

Pada masa kejayaannya, Raja Majapahit Hayam Wuruk, bergelar "Rakryan Mantri Maka Pramuka," memimpin Majapahit bersama Gajah Mada sebagai Mahapati Amangkubumi.

Pada tahun 1359 M, mereka melakukan perjalanan dari Majapahit menuju wilayah timur, melintasi daerah seperti Patukangan Situbondo dan Jember. Di Jember, peninggalan masa itu masih dapat ditemukan, seperti Candi Deres di Desa Purwoasri dan sumur tembikar kuno di Desa Muneng, Kec. Gumukmas.

Di masa pemerintahan Tribuwana Tungga Dewi, wilayah Pegunungan Sadeng di Jember Selatan menjadi pusat peradaban. Kerajaan Sadeng, pemasok pangan bagi Majapahit, mengalami keruntuhan akibat Perang Sadeng tahun 1331 M, di mana Gajah Mada dan prajurit Majapahit berhasil menundukkan kerajaan tersebut, mengukuhkan pengaruh Tribuwana Tungga Dewi dan Gajah Mada.

Pada masa kolonial, wilayah ini dikenal sebagai Java Oosthoek, bagian dari cikal bakal Jawa Timur. Pakubuwono II dari Mataram terpaksa menyerahkan wilayah ini kepada VOC saat menghadapi pemberontakan Untung Suropati dan Trunojoyo.

Dalam Perang Puputan Bayu (1771-1774), daerah Puger, Kedawung, dan Nusa Barong di Jember menjadi pusat perlawanan terhadap VOC. Setelah kebijakan Open Door Policy diterapkan, Jember dijadikan kawasan perkebunan tembakau, kopi, kakao, dan karet, jejak sejarah yang masih terlihat hingga kini.

Destinasi Wisata 

1.      Panta Tanjung Papuma

2.      Pantai Watu Ulo

3.      Pantai Teluk Love

4.      Pantai Bandealit

5.      Pantai Payangan

6.      Sukamade Turtle Land

Makanan Khas 

1.      Suwar – Suwir

2.      Pecel Gudeg

3.      Prol Tape

4.      Wedang Cor

5.      Nasi Langgi

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved