Senin, 18 Mei 2026

Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Paskibraka Pengibar Bendera 17 Agustus di Tulungagung Meninggal Setelah Tertabrak Truk

Pelajar yang menjadi agngota paskibrak pengibar bendera dalam peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI di Tulungagung, Meninggal dunia ditabrak truk

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
ist
Dump truk yang terlibat kecelakaan lalu lintas dengan korban. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | TULUNGAGUNG - Alfaredho Rizky Qusnul Yahya, pelajar yang berkesempatan menjadi paskibra pengibar bendera dalam peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI di Kabupaten Tulungagung, Jatim, meninggal dunia akibat kecelakaan, Senin (9/9/2024) pagi. 

Kecelakaan itu terjadi di jalan umum Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, sekitar pukul 07.15 WIB.

Pelajar malang tersebut meninggal dunia setelah terlibat tabrakan dengan dump truk. 

Saat itu korban mengendarai sepeda motor.

Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila, mengatakan saat itu korban mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion AG 6549 NR dari arah timur ke barat.

Pada saat yang sama melaju dump truk AG  8250 UT yang dikemudikan oleh AD dari arah berlawanan.

“Saat itu sopir dump truk ini akan mendahului kendaraan di depannya. Jadi dia sempat serong ke arah kanan,” jelas Taufik.

Diduga saat bermanuver, AD kurang memperhatikan lalu lintas dari arah depan.

Hingga akhirnya korban yang mengendarai sepeda motor menabrak bagian depan dump truk warna hijau ini.

berlawanan akhirnya bagian depan Dump Truck AG 8250 UT bertabrakan dengan bagian depan Sepeda Motor Yamaha Vixion AG 6549 NR.

“Korban mengalami luka di bagian kepala dan kaki. Korban meninggal dunia dalam perawatan di RSUD dr Iskak Tulungagung,” sambung Taufik.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tulungagung, Agus Prijanto Utomo, membenarkan korban adalah anggota Paskibraka Kabupaten Tulungagung.

Alfaredho bertugas mengibarkan bendera saat upacara 17 Agustus 2024 di Kantor Pemkab Tulungagung.

Agus mengaku belum bisa takziah ke rumah duka karena sedang ada tugas di Jakarta.

“Kami sudah mendapat kabar duka dan kami akan agendakan ke keluarga,” ujarnya lewat telepon.

Lanjutnya, sebagai anggota Paskibraka korban sebenarnya sudah selesai bertugas.

Namun Pemkab dan para pembina sedang mengagendakan rekreasi untuk semua anggota Paskibraka.

Korban bersama kawan-kawannya akan diajak ke Yogyakarta sebagai apresiasi keberhasilan mereka dalam menjalankan tugas.

“Jadi masih ada satu agenda, yaitu rekreasi. Ini rencananya masih disusun,” ungkap Agus.

(David Yohanes/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer 
 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved