Liga 2

Gresik United Berencana Duetkan Fadil Sausu dengan Renan Silva di Lini Tengah

Rekrut Renan Silva, Manajemen Gresik United menjanjikan lini tengah tim tersebut di kompetisi Liga 2 musim 2024/2025 bakal lebih mengerikan.

Editor: eben haezer
ist
Renan Silva saat masih berseragam Persik kediri 

TRIBUNMATARAMAN.COM | GRESIK - Manajemen Gresik United menjanjikan lini tengah tim tersebut di kompetisi Liga 2 musim 2024/2025 bakal lebih mengerikan.

Untuk mewujudkan janji itu, mereka membidik beberapa pemain berpengalaman. 

Hal ini sebagai bentuk keseriusan untuk mewujudkan target promosi Liga 1.

Sumber di internal Gresik United menyebut bahwa dua pemain berpengalaman telah bergabung dengan Gresik United. Manajemen dan tim pelatih telah menjalin komunikasi langsung dengan pemain incaran.

Nama yang telah lama muncul adalah Renan Silva. Pemain terbaik Liga 1 2019 yang berhasil membawa Persija Jakarta juara ini berstatus tanpa klub setelah dilepas Persik Kediri. Pemain asal Brazil ini diproyeksikan menjadi jenderal lini tengah Gresik United musim depan.

Kemudian muncul nama Fadil Sausu yang musim lalu memperkuat Bali United.

Hubungan Fadil Sausu dengan pelatih anyar Gresik United Steefan Rullin Keltjes diprediksi sebagai jembatan komunikasi antara manajemen dan legenda Bali United tersebut.

Performa Fadil Sausu di lini tengah sebagai gelandang penyeimbang tidak perlu diragukan lagi. Pengalaman Fadil ini diperlukan Gresik United musim depan. Terutama dalam set piece bola mati.

"Dua pemain itu akan didatangkan," kata sumber tersebut. 

Menanggapi hal itu, Wakil Manager Gresik United Iksan Agung Nugroho tak membantah kabar tersebut.

"Ditunggu saja saat launching," kata Iksan sambil tersenyum.

Rencananya Gresik United akan melakukan launching tim pada bulan Agustus mendatang. 

Batal Homebase di Bangkalan

Sementara itu, Gresik United batal menggunakan stadion Gelora Bangkalan di Kabupaten Bangkalan, Madura sebagai kandang sementara di Liga 2.

Gresik United tengah mencari alternatif stadion lainnya.

Gresik United terpaksa menjadi tim musafir karena Stadion Gelora Joko Samudro masih dalam proses renovasi.

Salah satu proses renovasi yang memakan waktu lama adalah bagian rumput lapangan yang diganti total agar sesuai standar FIFA. Saat ini masih menunggu proses tumbuhnya rumput di Stadion Gelora Joko Samudro.

Selain Gelora Joko Samudro, stadion lain yang direnovasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat diantaranya Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan Stadion Surajaya Lamongan.

Wakil Manajer Gresik United, Iksan Agung Nugroho menyampaikan pengajuan Gresik United untuk menyewa Stadion Gelora Bangkalan untuk Liga 2 belum membuahkan hasil. Pihak Madura United selaku penyewa tunggal belum memberikan izin.

"Perkembangan terbaru, tidak mendapat izin dari Madura United selaku penyewa tunggal di Stadion Gelora Bangkalan, kemungkinan main di Tuban atau Bojonegoro," ucap Iksan sapaan akrabnya.

Sebagai opsi, Gresik United bakal menyewa Stadion Bumi Wali Tuban Sport Center (TSC). Namun, di sana Gresik United harus berbagi kandang dengan Persela Lamongan.

Opsi lainnya adalah Stadion Letjend H. Soedirman Bojonegoro. 

Disinggung tidak menggunakan Stadion Petrokimia Gresik, Iksan mengaku, Stadion Petrokimia Gresik tidak bisa digunakan untuk menggelar pertandingan yang menghadirkan penonton. Ketika diverifikasi PT Liga Indonesia Baru (LIB) pun, tidak bisa lolos.

"Termasuk Stadion Gelora 10 November Surabaya tidak bisa digunakan pertandingan yang menghadirkan suporter," kata dia.

Beberapa tim Liga 2 lainnya asal Jawa Timur juga menjadi tim musafir. Deltras Sidoarjo terpaksa memilih Stadion Soepriyadi Blitar sebagai markas sementara. Persela Lamongan menggunakan stadion Bumi Wali Tiban sebagai kandang sementara.

(willy abraham/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved