Minggu, 12 April 2026

Operasi Trisila

Persiapan Operasi Trisila Selama 37 Hari, Kapal Perang RI Bersandar di Banyuwangi

Tiga kapal perang atau KRI berlabuh di Kabupaten Banyuwangi sejak Jumat (5/7/2024) hingga Senin (8/7/2024) mendatang untuk persiapan Operasi Trisila

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
ist
KRI Ahmad Yani yang membawa Satgas Trisila 2024 tiba di Pelabuhan Banyuwangi, Jumat (5/7/2024). 

TRIBUNMATARAMAN.COM | BANYUWANGI - Tiga kapal perang atau KRI berlabuh di Kabupaten Banyuwangi sejak Jumat (5/7/2024) hingga Senin (8/7/2024) mendatang. 

Kapal tersebut mengangkut berbagai alat utama sistem pertahanan (Alutsista) dalam operasi Trisila 2024 tahap III, berupa berbagai kendaran perang bersama ratusan personelnya. 

Tiga kapal perang itu terdiri dari KRI Ahmad Yani, KRI Teluk Ende, dan KRI Layang.

Operasi tersebut dipimpin Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II Laksamana Pertama TNI Amrin Rosihan Hendrotomo.

Amrin menjelaskan, operasi Trisila akan berlangsung selama 37 hari dengan mengarungi perairan lintas perbatasan di Indonesia.

"Operasi dimulai 3 Juli sampai 8 Agustus. Berangkat dari Surabaya menuju Bondowoso untuk melakukan latihan darat. Dari Bondowoso dilanjutkan ke Banyuwangi," kata Amrin.

Lepas dari Banyuwangi, satgas operasi akan melanjutkan perjalanan ke Cilacap, Denpasar, Labuhan Bako, Wai Ngapu, Kupang, Mataram, dan berakhir kembali ke Surabaya.

Operasi Trisila, lanjut dia, memiliki beberapa target. Pertama, menjaga dan melindungi kepentingan laut RI. Makanya, rute operasi berada di wilayah perairan perbatasan.

Kedua, mencegah dan menindak pelanggaran hukum di laut. Satgas akan langsung bertindak apabila ditemukan kegiatan melanggar hukum di perairan RI.

"Ketiga, membina profesionalisme dan kemampuan tempur dari unsur SSAT (sistem senjata armada terpadu) yang bergabung dalam satgas ini," tambahnya.

Dalam operasi tersebut, selain tiga kapal perang, satgas juga membawa helikopter, pesawat, dan tank.

Selama berlabuh, kapal-kapal perang akan menggelar open ship. Masyarakat umum bisa datang untuk melihat dan mengunjungi kapal-kapal tersebut.

Komandan Lanal Banyuwangi Lektol Laut (P) Hafidz menambahkan, Satgas Trisila bakal mengikuti beberapa kegiatan selama di Banyuwangi.

Kegiatan itu, antara lain, konservasi lingkungan dengan cara penanaman mangrove, pelepasan tukik, dan bersih-bersih area pantai.

"Ada juga pemutaran film tentang profil TNI AL yang akan kami gelar di Pantai Boom pada Sabtu (6/7/2024) malam yang bisa diikuti oleh masyarakat umum," katanya.

(aflahul abidin/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved