Berita Terbaru Kabupaten Blitar

Naik 6 Persen, Angka Kasus Stunting di Kabupaten Blitar Capai 20,3 Persen

Angka kasus stunting di Kabupaten Blitar justru naik 6 persen pada 2023. Sekarang angka stunting di Kabupaten Blitar sekitar 20,3 persen.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Kepala Dinkes Kabupaten Blitar, Christine Indarwati. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Upaya Pemkab Blitar menurunkan angka kasus stunting di wilayahnya belum membuahkan hasil.

Angka kasus stunting di Kabupaten Blitar justru naik 6 persen pada 2023. Sekarang angka stunting di Kabupaten Blitar sekitar 20,3 persen.

Padahal, pada 2022, jumlah kasus stunting di Kabupaten Blitar sekitar 14,3 persen.

"Angka stunting di Kabupaten Blitar 20,3 persen atau naik 6 persen dibandingkan pada 2022. Jadi angka stunting 20,3 persen itu angka pada 2023," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar, Christine Indarwati, Sabtu (15/6/2024).

Christine mengatakan, saat ini, Dinkes terus berupaya menurunkan kembali angka kasus stunting di Kabupaten Blitar.

Dinkes punya beberapa program aksi untuk menurun angka kasus stunting di Kabupaten Blitar, antara lain melakukan mapping lokasi anak stunting.

Dinkes juga akan melakukan analisis kemungkinan penyebab stunting. Dinkes mengelompokkan tiga kemungkinan penyebab stunting, yaitu karena penyakit, kesalahan pola asuh dan ketiga karena akses gizi.

Setelah menemukan kemungkinan penyebab stunting, Dinkes akan melakukan intervensi penanganannya.

"Kalau kemungkinan penyebabnya karena sakit, itu penanganannya masuk di Dinkes. Tapi, kalau kemungkinan penyebabnya karena kesalahan pola asuh maupun karena kurang akses gizi, penanganan ada di beberapa OPD lain," ujarnya.

Dikatakannya, dalam waktu dekat ini, Dinkes sedang mengejar tingkat kehadiran 100 persen di Posyandu untuk mengtahui angka riil kasus stunting.

"Angka 20,3 persen kasus stunting di Kabupaten Blitar itu jumlahnya lebih 5.000-an balita," katanya.

Sekadar diketahui, pada 2021, kasus stunting di Kabupaten Blitar mencapai 14,5 persen. Lalu, pada 2022, kasus stunting di Kabupaten Blitar turun menjadi 14,3 persen. Pada 2023, angka stunting di Kabupaten Blitar naik menjadi 20,3 persen. 

(samsul hadi/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved