Kebakaran Pabrik Kerupuk di Pakis

Gudang Pabrik Kerupuk di Asrikaton Pakis Malang Terbakar, Kerugian Tembus Rp 700 Juta

Pabrik kerupuk di desa Asrikaton, kecamatan Pakis, kabupaten Malang, terbakar hingga ludes, Rabu (12/6/2024).

Editor: eben haezer
ist
Petugas damkar memadamkan api di gudang penggorengan kerupuk Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Rabu (12/6/2024) 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Pabrik kerupuk di desa Asrikaton, kecamatan Pakis, kabupaten Malang, terbakar hingga ludes, Rabu (12/6/2024).

Bangunan yang terbakar adalah bangunan gudang. 

Akibat kebakaran ini, Udin (55), pemilik pabrik, merugi hingga Rp 700 juta. 

Kapolsek Pakis, AKP Sunarko Rusbiyanto mengatakakan, kebakaran ini terjadi sekira pukul 00.30 WIB.

Dijelaskan Sunarko, kejadian bermula dari seorang warga mengetahui gudang milik Udin muncul api. Selanjutnya warga memberitahu kejadian itu ke Wawan (24) seorang karyawan.

"Wawan saat itu sedang tidur di gudang sebelah. Kemudian mendapatkan informasi dari tetangganya," ujar Sunarko.

Selanjutnya, Wawan memberitahukan kebakaran itu ke anak Udin, yang kebetulan saat sedang tidur.

Dengan cepat, Wawan mengambul kunci gudang untuk membukanya. Namun, ketika dibuka api sudah membesar dan membakar seluruh gudang.

Tak berselang lama, kebakaran dilaporkan ke Damkar Kabupaten Malang dan Polsek Pakis.

"Mobil damkar tiba kisaran pukul 00.50 WIB kemudian melakukan pemadaman," tambahnya.

Damkar membutuhkan waktu cukup lama untuk memadamkan api. Sehingga kurang lebih sebanyak 7 unit mobil damkar didatangkan.

Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 08.30 WIB untuk memastikan api benar-benar padam.

Usai padam, pihak kepolisian melakukan penyelidikan. Kemudian, dari hasil penyelidikan api diduga berasal dari tungku tempat penggorengan yang menggunakan kayu bakar.

"Penyebab kebakaran diduga karyawan lalai setelah menggoreng kerupuk di tungku, dimana sisa pembakaran dari kayu bakar ini belum padam sepenuhnya," tandasnya.

Sedangkan, sebagaimana diketahui aktivitas di gudang penggorengan kerupuk itu berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Akibat kejadian ini, Udi mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 720 juta. Kerugian itu berasal dari bahan baku kerupuk maupun minyak goreng.

(lu'lu'ul isnainiyah/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

 

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved