HUT APKASI di Trenggalek
HUT Apkasi: Trenggalek Jadi Daerah Pertama Penerima Renewable Energy Certificate
Di momen Gala Dinner HUT APKASI, Pemkab Trenggalek mendapat penghargaan Renewable Energy Certificate
Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyambut para bupati yang menghadiri rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ke 24 di Tebing Kepuh, Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (8/6/2024) malam.
Penyambutan tersebut dikemas dalam bentuk gala dinner di tebing kepuh yang merupakan lokasi bekas tambang batuan andesit yang telah disulap menjadi taman dan lokasi pertunjukan dilengkapi Amphitheater.
Suasana makan malam berlangsung hangat, nampak Bupati Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat, Sutan Riska Tuanku Kerajaan yang juga menjabat sebagai Ketua Umum APKASI hadir dalam gala dinner tersebut.
Ia didampingi Sekjen APKASI, Adnan Purichta Ichsan yang juga menjabat sebagai Bupati Gowa, Sulawesi Selatan.
Mas Ipin, sapaan akrab Mochamad Nur Arifin menuturkan semangat dari perayaan HUT APKASI ke 24 ini adalah pembangunan kabupaten yang menyatu dengan alam.
Dalam rangkaian perayaan HUT APKASI ke 24 ini, akan diselenggarakan seminar karbon dengan harapan pembangunan di seluruh kabupaten di Indonesia bisa mendukung target pemerintah pusat dalam mewujudkan Net Zero Emission (NZE) 2060.
"Pembangunan kabupaten sudah mengarah kesana, dan kebetulan semua kabupaten punya sumber daya alam hutan, dan pesisir apalagi yang kepulauan," ucap Mas Ipin, ditemui usai gala dinner, Jumat (7/6/2024) malam.
Pemilihan Tebing Kepuh juga bukan tanpa alasan, Mas Ipin ingin menunjukkan kepada seluruh tamu yang hadir termasuk Perwakilan Council of Asian Liberal and Democrat (CALD) atau Dewan Liberal dan Demokrat Asia bahwa pembangunan di Trenggalek tidak hanya berbasis eksplorasi tapi justru kreativitas.
"Kita hosting di sini untuk menunjukkan semangat bahwa dulu tambang yang merusak bisa dibikin menjadi satu tempat kreatif tanpa harus diambil, dan dirusak batunya," lanjut Wakil Ketua Apkasi tersebut.
Dalam gala dinner tersebut, para tamu disuguhi sejumlah pertunjukan mulai dari Tari Sri Gendam hingga pemutaran animasi bahayanya perusakan lingkungan menggunakan latar belakang tebing batuan andesit bekas tambang.
Mas Ipin mengatakan semua energi yang digunakan dalam pertunjukan tersebut menggunakan energi terbarukan yang disediakan atas kerjasama Pemkab Trenggalek dengan UP3 PLN Ponorogo.
Dalam gala dinner tersebut Trenggalek juga dinobatkan sebagai Kabupaten pertama penerima Renewable Energy Certificate (RECs) atas kerjasamanya bersama PLN untuk memilih sumber listrik dari energi terbarukan.
Sertifikat ini diberikan oleh APX inc sebagai operator dan administrator yang memiliki hak mengeluarkan sertifikat TIGRs (Tradable Instruments for Global Renewable) melalui PLN.
"Tidak hanya di acara gala dinner, tapi di Pendopo, dan perkantoran sudah kita sertifikatkan agar dialiri sumber listrik terbarukan dari PLTA Cirata, Jawa Barat," ucap Mas Ipin.
Untuk itu PLN juga memberikan penghargaan kepada Mas Ipin atas dedikasi dan dukungannya terhadap pengembangan serta pemanfaatan energi baru terbarukan melalui Layanan PLN Green Energy as a Service (GEAS) - Renewable Energy Certificate (REC) pada pemakaian listrik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Trenggalek.
(sofyan arif candra/tribunmataraman.com)
editor: eben haezer
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/gala-dinner-hut-apkasi-trenggalek.jpg)