Berita Terbaru Kota Kediri

Bule Asal Jerman Bikin Heboh Pengunjung Festival Ketupat di Kota Kediri, Ribuan Ketupat Ludes

Bule Asal Jerman Buat Pengunjung Festival Ketupat Masjid Al Ahmad Heboh, Ribuan Ketupat Gratis di Kota Kediri Ludes

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Rendy Nicko
Didik Mashudi/TribunMataraman.com
Wisatawan bule yang sedang jogging mampir di Festival Ketupat Masjid Al Ahmad di Kelurahan Pojok, Kota Kediri, Minggu (14/4/2024). 

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Ribuan Ketupat gratis meriahkan kegiatan Festival Ketupat Lebaran di Masjid Al Ahmad di Kelurahan Pojok, Kota Kediri, Minggu (14/4/2024).

Ribuan ketupat disiapkan panitia di meja yang ditata berjejer. Ibu -ibu menyiapkan menu ketupat berikut sayur lodeh, suwiran daging ayam dan lauk kerupuk.

Pada kegiatan ini panitia menyiapkan ribuan ketupat berikut sayuran dan lauknya. Panitia juga menyiapkan aneka minuman yang disiapkan gratis untuk masyarakat.

Di pintu masuk seorang petugas juga menyiarkan ajakan kepada pengguna jalan yang lewat untuk mampir ke Festival Ketupat Masjid Al Ahmad.

Terlihat ratusan masyarakat silih berganti keluar masuk ke halaman Masjid Al Ahmad untuk mencoba menikmati menu masakan ketupat yang disiapkan panitia.

Salah satu yang tertarik adalah Mr Reiner, wisatawan asal Jerman yang sedang berkunjung ke Kota Kediri juga terlihat mampir.

Kedatangan Reiner juga sempat membuat heboh pengunjung lainnya karena tidak mengira ada turis bule yang mampir ke acara Festival Ketupat. Beberapa pengunjung malahan mengajak berfoto bersama.

Reiner mengaku menyukai masakan ketupat yang merupakan masakan khas Indonesia. Reiner ternyata sudah cukup familiar dengan sejumlah masakan daerah. "Saya suka masakan ini," ungkapnya.

Menurut Syahrul Munir, Ketua Panitia Festival Ketupat Masjid Al Ahmad menjelaskan, kegiatan Festival Ketupat Lebaran ini baru pertama kali digelar.

"Kalau biasanya kita mengadakan acara ketupat pribadi - pribadi di rumah. Kami koordinir menjadi sebuah festival dengan menyediakan sekitar 1.000 ketupat," jelasnya.

Kegiatan ini seluruhnya murni hasil partisipasi seluruh masyarakat Kelurahan Pojok. "Tujuannya untuk semakin mempererat persaudaraan antar masyarakat baik muslim maupun non muslim," ungkapnya.

Panitia telah menyiapkan sekitar 1.000 porsi menu ketupat. Namun diluar dugaan realisasinya jumlah ketupat yang dikumpulkan lebih dari 1.000 porsi.

"Banyak masyarakat yang membawa tanpa dikoordinir, yang kami koordinir cuma 1.000. Sehingga alhamdulillah jumlahnya luar biasa," jelasnya.

Syahrul Munir menambahkan, jika kegiatan Festival Ketupat Lebaran sukses akan menjadi tradisi yang baik di Masjid Al Ahmad.

"Ketupatnya semuanya bikinan masyarakat, termasuk lauk dan sayur dan minumannya. Semua ini hasil partisipasi masyarakat," ungkapnya.

Syahrul mengaku tidak bisa menghitung nilai kegiatan Festival Ketupat karena semuanya datang mengalir dari masyarakat.

"Porsinya lebih dari 1.000, bisa jadi 2.000 porsi. Karena yang dibawa masyarakat juga banyak. Kami sediakan untuk masyarakat sampai ketupatnya habis," jelasnya.

(Didik Mashudi/TribunMataraman.com)

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved