Viral Petasan di Kayutangan Heritage

Identitas Remaja yang Ledakkan Petasan di Signage Kayutangan Kota Malang, Sudah Didatangi Polisi

Polisi mengungkap identitas remaja yang meledakkan petasan di Kayutangan Heritage Kota Malang hingga merusak signage

Editor: eben haezer
ist
Tangkap layar video seorang remaja meledakkan petasan di atas signage Kayutangan heritage, kota Malang 

TRIBUNAMTARAMAN.COM - Seorang remaja laki-laki menjadi viral setelah videonya meledakkan petasan di kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang, hingga merusak signage Kayutangan.

Aksi vandalisme itu terjadi pada Rabu (10/4/2024) sekitar pukul 07.30 WIB, selepas salat Ied.

Berdasarkan rekaman CCTV milik Diskominfo Kota Malang, remaja tersebut menyalakan petasan di atas logo huruf T. Tak berselang lama, petasan itu meledak dan merusak logo huruf T tersebut.

Seakan tak bersalah, remaja tersebut hanya melihat dan terus berjalan meninggalkan lokasi.

Polsek Klojen langsung melakukan penyelidikan atas kejadian vandalisme tersebut.

Tidak butuh waktu lama,  remaja pelaku vandalisme itu berhasil ditemukan dan petugas telah mendatangi rumah pelaku untuk dimintai keterangan.

Kapolsek Klojen, Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto mengatakan, petugas datang ke rumah pelaku pada Kamis (11/4/2024) sekitar pukul 12.00 WIB.

"Sudah kami ketahui identitasnya. Dan pada hari ini, anggota mendatangi rumahnya," jelasnya, Kamis (11/4/2024).

Dirinya menjelaskan, pelaku vandalisme tersebut masih dibawah umur.

"Masih remaja, inisialnya K, warga Kecamatan Klojen dan berusia 15 tahun," ungkapnya.

Terkait motif pelaku menyalakan petasan hingga merusak logo huruf T pada tulisan Kayutangan tersebut, polisi masih terus mendalami.

"Ini masih kami dalami. Kami masih mencari solusi yang terbaik, karena yang bersangkutan masih dibawah umur,"

"Solusinya paling tidak, ada pembinaan dari orang tua dan kami pantau, atau secara berkala yang bersangkutan melapor ke polsek didampingi orang tuanya," terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Laode KB Alfitra menyayangkan adanya kejadian tersebut. Karena rusaknya logo tersebut, telah mempengaruhi keindahan tata ruang kota yang ada.

"Tentu, kami sangat menyayangkan adanya kejadian tersebut. Seharusnya, sebagai warga turut menjaga keindahan bukan malah merusak," jelasnya.

Pihaknya juga akan segera menindaklanjuti, dengan melakukan perbaikan pada logo tersebut.

"Secepatnya, kami akan berkoordinasi dengan tim dekorasi kota untuk melakukan perbaikan pada logo tersebut," tandasnya.

(kukuh kurniawan/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved