Kecelakaan Bus Rosalia Indah
Bus Rosalia Indah yang Kecelakaan di Tol Batang-Semarang Hendak ke Ponorogo, Sopir Mengaku Ngantuk
Bus Rosalia Indah yang mengalami kecelakaan maut di Tol Batang-Semarang, sedang dalam perjalanan menuju Ponorogo, Jatim. Sopir mengaku ngantuk
Penulis: eben haezer | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM - Bus Rosalia Indah nopol AD 7019 OA yang mengalami kecelakaan maut di Km 370A tol Batang-Semarang, Kamis (11/4/2024) pagi, sebenarnya sedang dalam perjalanan menuju kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Dikutip dari Tribunnews.com, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, bus yang mengalami kecelakaan ini adalah bus eksekutif dengan nomor lambung 402.
Dia melanjutkan, sopir bus maut ini selamat dan mengaku mengantuk saat mengemudi, sehingga menyebabkan bus merangsek ke area hijau di tepi jalan tol, lalu terjun ke parit.
Baca juga: BREAKING NEWS - Bus Rosalia Indah Kecelakaan di Tol Batang Semarang, Tujuh Orang Meninggal Dunia
Diberitakan sebelumnya, Bus Rosalia Indah kecelakaan di ruas tol Batang-Semarang, Jawa Tengah, persisnya di km 370A, Kamis (11/4/2024).
Tujuh orang dilaporkan meninggal dalam kejadian itu. Salah satunya adalah kondektur bus yang hingga berita ini ditulis, jenazahnya masih terjepit di dalam bus.
Dikutip dari Tribunnews.com, bus yang ditumpangi 34 orang itu masuk ke parit sepanjang 200 meter.
Bus Po Rosalia Indah tersebut berjalan dari arah barat ke timur, di lajur kiri.
Baca juga: Kecelakaan Maut Bus Rosalia Indah di Tol Batang Picu Kemacetan, Enam Korban Tewas Sudah Dievakuasi
"Sesampainya di KM 370 + 200 jalur A pengemudi mengantuk sehingga KBM Bus Po. Rosalia Indah keluar dari jalan masuk ke parit sepanjang 200 meter," demikian keterangan yang diterima Tribunnews.
Kecelakaan itu terjadi jam 06 35 WIB. Selain korban meninggal, 15 dinyatakan luka ringan, sedangkan dinyatakan selamat 12 orang.
Diduga, kecelakaan terjadi karena sopir mengantuk hingga kendaraannya oleng dan masuk ke parit. Bus Rosalia Indah kecelakaan di ruas tol Batang-Semarang, Jawa Tengah, persisnya di km 370A, Kamis (11/4/2024).
Tujuh orang dilaporkan meninggal dalam kejadian itu. Salah satunya adalah kondektur bus yang hingga berita ini ditulis, jenazahnya masih terjepit di dalam bus.
(eben haezer/tribunmataraman.com)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.