Breaking News

Berita Terbaru kabupaten Tulungagung

Respons Unggahan Connie, Massa BUTUH Demo di Polres Tulungagung Pertanyakan Netralitas Polri

Massa BUTUH menggelar demo di depan Polres Tulungagung untuk mempertanyakan netralitas Polri dalam Pemilu 2024

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Massa Butuh menggelar unjuk rasa mempertanyakan netralitas Polri pada Pemilu 2024, di depan Polres Tulungagung, Rabu (20/3/2024). 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Sekitar 20 orang yang mengatasnamakan Bersatu Untuk Tulungagung Utuh menggelar aksi unjuk rasa di depan Polres Tulungagung, Jalan A Yani Timur Tulungagung, Rabu (20/3/2024).

Mereka mempertanyakan netralitas Polri dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

Menurut koordinator aksi, Kismita, aksi ini merespon unggahan pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie.

Connie menyebut dalam akun Instragramnya, bahwa Polri di tingkat Polres bisa mengakses Sirekap dan mengedit C1 KPU.

Karena itu massa datang untuk mempertanyakan kebenaran unggahan itu. 

Kismita menilai, jika tudingan Connie benar maka dipastikan telah terjadi kecurangan dalam Pemilu 2024.

"Kalau benar Pak Kapolres bisa mengakses Sirekap, maka sudah terjadi kecurangan. Polri bersikap tidak netral," ucapnya.

Kismita menambahkan, pihaknya ingin menjaga Pemilu berjalan netral tanpa campur tangan Polri. 

Kedatangannya ke Polres Tulungagung untuk mendapatkan klarifikasi langsung dari Kapolres Tulungagung. 

Lewat Waka Polres Tulungagung, Kompol Christian Bagus Yulianto, Kapolres membantah kabar tersebut. 

"Kami hanya ingin menjaga Tulungagung tanpa kecurangan. Penjelasan Pak Kapolres cukup memuaskan," ujarnya.

Meski sudah mendapat jawaban dari Polres Tulungagung, Kismita mengaku masih akan mengawal isu ini.

Pihaknya akan melakukan klarifikasi dan cross check ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung. 

"Kami akan membahas jawaban Polres, untuk ditindaklanjuti. Insya'allah akan ke KPU untuk memastikan Tulungagung bersih tanpa kecurangan," tegasnya.

Sebelumnya, Waka Polres Tulungagung, Kompol Christian Bagus Yulianto, dalam penjelasan lengkapnya mengatakan, Polri memang hadir dalam setiap tahapan Pemilu 2024.

Namun kehadiran Kepolisian dalam rangka pengamanan setiap tahapan yang sedang dilaksanakan. 

Waka Polres membantah Polri, apalagi Polres Tulungagung, mempunyai akses ke Sirekap KPU maupun C1. 

"Silakan dicek kebenarannya ke KPU. Saya pastikan Polri netral dalam Pemilu 2024," tegasnya. 

(David Yohanes/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved