Banjir di Bangkalan Madura

Banjir di Bangkalan Merendam Sebanyak 4.468 Rumah dan 258 Hektar Lahan Sawah 

Hasil assessment BPBD Kabupaten Bangkalan, hingga Kamis (14/3/2024), total jumlah warga terdampak banjir tahun ini sebanyak 4.468 KK

Editor: eben haezer
ahmad faisol
SD Negeri 3 Tengket, Kecamatan Arosbaya menjadi salah satu fasilitas umum yang juga terdampak banjir di Kabupaten Bangkalan sejak Selasa (12/3/2024) 

TRIBUNMATARAMAN.COM – Bencana banjir di Kabupaten Bangkalan menggenangi rumah, sekolah, balai desa, kantor kecamatan, pasar, lahan pertanian hingga akses jalan di Kecamatan Arosbaya dan Kecamatan Blega.

Dua kecamatan tersebut menjadi wilayah terdampak paling parah dari pada 5 kecamatan lainnya.

Hasil assessment Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, hingga Kamis (14/3/2024), total jumlah warga terdampak banjir tahun ini mencapai 4.468 KK.

Baca juga: Banjir di Bangkalan Madura Memutus Jalan, Dirlantas Polda Jatim Minta Warga Bersabar

Dengan rincian sebanyak 1.340 KK di Kecamatan Arosbaya dan sejumlah 2.476 KK di Kecamatan Blega.

“Total desa terdampak banjir di Kecamatan Arosbaya mencapai lima desa. Sementara di Kecamatan Blega sejumlah empat desa, 258 hektare sawah, serta fasilitas-fasilitas umum,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangkalan, Geger Hery Susianto kepada Tribun Madura.

Lima desa di Kecamatan Arosbaya meliputi Desa Arosbaya, Desa Buduran, Desa Plakaran, Desa Balung, dan Desa Tengket.

Desa Arosbaya menjadi wilayah paling terdampak banjir yang meluas hingga 11 dusun tergenang air.

Meliputi Dusun Ran Gujang 139 KK, Dusun Temor Lorong/Sekolahan 31 KK, Dusun Bunalas 221 KK, Dusun Lebak Barat 70 KK, Dusun Lebak Utara 120 KK. Dusun Lebak Selatan 207 KK, Dusun Segaran 43 KK, Dusun Baban Utara 212 KK, Dusun Ngantemoran 35 KK, Dusun Pandiyan Utara 162 KK, Dusun Ngan Laok 74 KK, Dusun Bladanah 26 KK

Untuk Desa Buduran, terdata empat dusun terdampak banjir. Meliputi  Dusun Tekorok 58 KK, Dusun Buduran 88 KK, Dusun Ta’anyar 34 KK, dan Dusun Be’selah Barat 200 jiwa. Sedangkakan Desa Plakaran meliputi Dusun Ta’anyar 500 jiwa serta Desa Balung dengan 82 KK terdampak banjir.

Sementara empat desa terdampak banjir di Kecamatan Blega meliputi Desa Blega dengan 2.062 KK, Desa Kajjan 70 KK, Desa Nyormanis 255 KK, dan Desa Karang Panasan 89 KK. Sedangkan fasilitas umum Kantor Polsek Blega, Kantor Kecamatan Blega, Kantor Korwil Bidang Pendidikan, Puskesmas Blega, Bank Jatim, BRI, BTN, Pegadaian.

Selanjutnya, SMPN 1 Blega, MA Abrowiyah, SMP Al Hamidiyah, SMA Al Jadid, MI, ponpes, SDN Blega 1, 2, 3, 4, dan 6. Lahan pertanian terdampak banjir berlokasi di Desa Blega seluas 150 hektar, Desa Nyormanis 5 hektar, Desa Kajjan 3 hektar, Lahan Tambak, Desa Karang Gayam 50 hektar, dan Desa Panjalinan seluas 50 hektar.

Hery menjelaskan, sejauh ini Pemkab Bangkalan, TNI/Polri, Agen Bencana BPBD Provinsi Jawa Timur, unsur muspika serta PMI Bangkalan menjadikan Kecamatan Arosbaya dan Blega sebagai Kawasan Siaga Bencana (KSB).

“Kami mendirikan dapur umum di Dusun Be'selah, Desa Buduran Kecamatan Arosbaya untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak. Dapur umum di Kecamatan Blega kami dirikan di halaman SMAN 1 Blega,” pungkas Hery.

(ahmad faisol/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved