Berita Terbaru Kabupaten Ponorogo

Sekeluarga di Ponorogo Tinggal di Kandang Kambing Setelah Rumahnya Roboh, ini yang Dilakukan Pemkab

Rumah Keluarga Jemono d Suren, Ponorogo, ambruk dan rata dengan tanah setelah diguyur hujan. Akibatnya mereka sempat tinggal di kandang kambing

Editor: eben haezer
ist
Mistri dan anak perempuannya saat tinggal di kandang kambing gara-gara rumah mereka roboh. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Hujan yang terjadi pada Sabtu (9/3/2024) lalu akan teringat sepanjang masa bagi keluarga Jemono.

Di hari itu, rumah mereka di Suren, Ponorogo, ambruk rata dengan tanah. 

Akibat peristiwa itu, mereka sempat tinggal di kandang kambing selama 2 malam.

Hingga akhirnya, Jemono bersama istri dan seorang anak perempuannya, dipindah ke tenda yang dibangun oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Ponorogo.

Tenda itu berukuran 3x4 meter. Dibangun di atas reruntuhan rumah yang ambruk. 

Tenda yang dibangun memang bersifat darurat. Sehingga ketika hujan deras, Jemono harus mengungsi ke rumah tetangga arau masjid terdekat.

Demikian pula untuk memasak, mereka melakukannya di luar tenda. Sedangkan untuk mandi, mereka memanfaatkan bilik di sebelah kandang kambing. 

Mistri, Istri Jemono mengatakan, 5 ekor kambing yang ada di kandangnya, sebenarnya adalah milik orang lain yang dititipkan pada keluarganya. 

“Ya cuma dapat upah sedikit. Suami kerja serabutan. Makanya rumah ambruk ini juga bingung,” katanya.

Kepala Dinsos P3A, Supriadi mengklaim bahwa telah bergerak cepat.

“Awalnya tinggal di masjid lalu ada yang bilang di kandang kambing. Ini kami buatkan tenda keluarga,” tegasnya.

Dinsos P3A Ponorogo juga memberikan sembako yang cukup untuk dikonsumsi selama 5 hari. 

“Kedua kami koordinasi dengan desa dan baznas, juga dengan kemensos (kementerian sosial. Intinya dibantu dibangun kembali. Nanti apakah nanti dengan baznas atau kemensos belum tahu,” urainya.

“Yang jelas dari Kemensos sudah memerintahkan kami melakukan assesment dan membuat proposal. Baznas juga sudah ke lokasi,” urainya.

“Juga akan dapat bantu kewirausahaan. Kami bantu sampai bisa mandiri. Karena informasinya kerjanya serabutan,” pungkasnya.

(pramita kusumaningrum/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved