Banjir di Gresik

Ratusan Rumah Warga di Gresik Terendam Banjir Akibat Luapan Kai Lamong

Banjir akibat luapan Kali Lamong merendam ratusan rumah warga di 12 desa di tiga kecamatan di Gresik, Senin (19/2/2024).

Editor: eben haezer
willy abraham
Kondisi banjir di Dusun Ngablak, Kedungrukem, Benjeng, Gresik, Senin (19/2/2024). 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Banjir akibat luapan Kali Lamong merendam ratusan rumah warga di Gresik, Senin (19/2/2024).

Banjir merendam 12 desa di tiga  kecamatan yang berada di wilayah selatan.

Salah satunya di Dusun Ngablak, Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.

Banjir membuat akses terputus dan aktivitas warga terganggu.

Akses masuk ke Dusun Ngablak pun harus pakai perahu karena ketinggian air mencapai 70 sentimeter.

'Ini paling parah dibanding kemarin, aktivitas warga lumpuh," kata Budi warga setempat yang terpaksa berjalan kaki sejauh 1 km untuk mencapai jalan raya. .

Hal yang sama juga dialami H. Subadran (76) dia berjalan kaki untuk melihat gudangnya.

Kata dia, banjir kali ini lebih parah dibanding banjir sebelumnya.

"Banjir Kali Lamong, di sini langganan," tutupnya.

Plt Kepala BPBD Gresik, Suyono mengatakan, banjir di Kabupaten Gresik selain luapan Kali Lamong juga disebabkan intemsitas hujan yang cukup tinggi di wilayah Driyorejo dan Menganti.

"Upaya yang kami lakukan koordinasi dengan Forkopimcam setempat, Pemdes setempat, DPUTR Kab. Gresik. Kami saat ini monitoring banjir dan tinggi muka air Kali Lamong, pemberian Bantuan logistik. DPUTR Kab. Gresik melakukan pengerukan sungai di utara Perum Graha Menganti 1, Desa Bringkang," beber Suyono.

(willy abraham/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved