Berita Terbaru Kota Kediri

Polisi Datangi Acara Kenaikan Tingkat Perguruan Pencak Silat di Kota Kediri, Beri Pesan Ini

Kapolsek Mojoroto Kompol Muhklason menyampaikan pesan Kamtibmas dan nasehat kepada siswa yang mengikuti ujian kenaikan tingkat, Minggu (14/1/2024).

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Rendy Nicko
Dokumen Polsek Mojoroto
Kapolsek Mojoroto Kompol Muhklason menyampaikan pesan Kamtibmas dan nasehat kepada siswa yang mengikuti ujian kenaikan tingkat, Minggu (14/1/2024). 

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Personel Polsek Mojoroto Kota Kediri mengamankan acara ujian kenaikan tingkat salah satu perguruan pencak silat yang berlokasi di Masjid Al Muttaqin, Minggu (15/1/2024) dinihari.

Kegiatan pengamanan ini dipimpin Kapolsek Mojoroto Kompol Muhklason yang menyampaikan pesan Kamtibmas dan nasehat kepada siswa yang mengikuti ujian kenaikan tingkat.

Kompol Muhklason mengatakan, setiap perguruan silat mengajarkan kebenaran dan bukan pembenaran. Selain itu juga ditanamkan filosofi belas kasih (welas asih) kepada sesama dan mengajarkan budhi pekerti serta akhlaqul karimah.

“Sangat disayangkan bila seorang pesilat hanya menganggap seseorang itu sebagai saudara hanya karena satu perguruan,” jelas Kompol Mukhlason kepada pesilat yang mengikuti ujian kenaikan tingkat.

Kapolsek menyayangkan tindakan anarkis para oknum pesilat yang seringkali melakukan perbuatan yang mengarah tindak pidana dan berurusan dengan penegak hukum.

Selain itu sangat disayangkan ada tindakan anarkis dilakukan anak yang masih di bawah umur.

“Jangan sampai ikut – ikutan perbuatan yang tidak baik yang dilakukan oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab. Gunakan massa remaja untuk hal positif dan produktif, salah satunya berlatih bela diri untuk menjadi atlet yang berprestasi, ini baru bisa dibanggakan," tandasnya .

Kompol Muhklason juga mengingatkan, untuk tidak memakai atribut perguruan pencak silat saat akan latihan atau saat setelah latihan dan hendak pulang ke rumah.

Karena atribut perguruan pencak silat tatkala dikenakan di luar tempat latihan, tidak menutup kemungkinan bertemu dengan perguruan pencak silat lain bisa berpotensi konflik fisik. Misalnya, keributan karena terpancing tindakan provokatif dari salah satu pihak bahkan pertengkaran.

(Didik Mashudi/TribunMataraman.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved