Kebun Raya Purwodadi

Edukasi Kompos Menjadi Kelas Favorit di Kebun Raya Purwodadi

Kesekian kalinya di bulan ini edukasi kompos menjadi tujuan utama siswa-siswi datang ke Kebun Raya Purwodadi. 

Editor: Rendy Nicko
Dokumen Kebun Raya Purwodadi
Madrasah Ibtidaiyah Al- Ma’arif Ngadri atau Masyarakat mengenalnya Baitun Na’im Islamic School Blitar saat di Kebun Raya Purwodadi untuk kelas edukasi kompos. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Kelas edukasi kompos menjadi kelas favorit untuk siswa-siswi Sekolah. Kesekian kalinya di bulan ini edukasi kompos menjadi tujuan utama siswa-siswi datang ke Kebun Raya Purwodadi

Selain pembelajarannya yang mudah, dapat diterapkan di sekolah maupun di rumah masing-masing.

Kali ini dari Madrasah Ibtidaiyah Al- Ma’arif Ngadri atau Masyarakat mengenalnya Baitun Na’im Islamic School Blitar ke Kebun Raya Purwodadi untuk kelas edukasi kompos. Mengawali kelas ini dengan berkeliling Kebun Raya Purwodadi dengan “shuttle bus” atau sering kita menyebutnya “tour de kebun”.

Menikmati udara yang segar di pagi hari, mengelilingi kebun dengan teman-teman satu sekolah menambah semangat untuk belajar di luar ruangan. Shuttle bus berhenti di pondok kompos, dan siswa-siswi melihat langsung proses pemilahan sampah-sampah yang nantinya akan diolah dan dijadikan pupuk.

Dilanjutkan praktik langsung mengaplikasikan kompos di lokasi Lawn Bungur. Yaitu salah satu lokasi dari Kebun Raya Purwodadi yang memiliki ruang terbuka dengan luas 110 x 65 meter. 

Terbagi menjadi beberapa kelompok. Mereka mencoba langsung mengaplikasikan kompos tersebut di dalam pot dengan menanam tanaman sansivera dan bromelia. Dan serunya, hasil kreasinya mereka dapat dibawa pulang dan mendapatkan kompos tiap siswanya.

Program outing class ini merupakan penggabungan agenda, selain untuk menerapkan pembelajaran tentang edukasi kompos beserta penerapannya. Tetapi juga memperingati Hari Kereta Api yang bertepatan tanggal 28 September 2023. Siswa-siswi dan dewan guru menggunakan kereta api dari Blitar menuju stasiun terdekat Kebun Raya Purwodadi yaitu stasiun Lawang. Dan mereka menuju Kebun Raya Purwodadi dengan antusias dan gembira.

“Sengaja memilih Kebun Raya Purwodadi untuk program kita yang saat ini, karena nampaknya siswa-siswi banyak yang belum pernah ke Kebun Raya Purwodadi. Dan ini merupakan pengalaman pertama mereka langsung dalam pengaplikasian kompos dari tangan-tangan yang ahli. Selain itu,

dari hasil ilmu yang didapat hari ini, harapannya dapat diteruskan di sekolah, mengingat sekolah kami juga memiliki sampah daun dari beberapa pohon yang kami tanam,” Kata Wakil Kepala Sekolah MI Ma’arif Ngadri, Ibu Dyah Retno Irawati S.Pd.SD.

Berjumlah 104 siswa-siswi dari kelas 1-6 mengakhiri kegiatan ini dengan menyewa beragam fasilitas yang Kebun Raya Purwodadi miliki, baik golf car, sepeda gunung, sepeda listrik, scooter listrik, maupun menikmati jajanan dan minuman di area Gardenia- area pintu masuk Kebun Raya Purwodadi.

General Manager Kebun Raya Purwodadi – Galendra Jaya pun menyampaikan “terima kasih untuk beberapa sekolah maupun kampus yang telah mempercayakan kami Kebun Raya Purwodadi menjadi tempat yang tidak hanya untuk tempat edukasi tetapi sekaligus berwisata alam dengan menyewa

fasilitas-fasilitas yang telah kami siapkan untuk para pengunjung, dan kami akan secara berkala merawat dan menambah fasilitas sesuai kebutuhan,”. (*)

(TribunMataraman.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved