Liga 1
Kontroversi Wasit di Laga Persik Kediri vs PSIS Semarang, Ini Kata Marcelo Rospide
Kontroversi Wasit sepanjang laga Persik Kediri vs PSIS Semarang di Liga 1, Ini Kata Marcelo Rospide.
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Rendy Nicko
TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Kontroversi Wasit sepanjang laga Persik Kediri vs PSIS Semarang di Liga 1 mendapat tanggapan dari Marcelo Rospide.
Ya, Persik Kediri harus puas berbagi poin dengan tim tamu PSIS Semarang di laga pekan ke-10 Liga 1 Musim 2023, Jumat (25/8/2023) sore.
Laga tersebut berakhir dengan hasil imbang 1-1. Gol pembuka untuk tim tamu disumbang oleh Taisei Marukawa (34') dan gol penalti Persik disumbang oleh Renan Silva (70').
Pertandingan yang digelar di Stadion Brawijaya Kediri ini diwarnai Kontroversi sejak babak pertama bergulir.
Baca juga: Hasil Liga 1 Persik Kediri Imbangi PSIS Semarang, Skor 1-1 Diwarnai Kontroversi Keputusan Wasit
Baca juga: Timnas Voli Putra Indonesia Kalah dari Pakistan, Kans Peringkat 9 di Hasil AVC Championship 2023
Menjelang akhir babak pertama, terjadi kontroversi karena pemain PSIS Wawan Febriyanto diduga melakukan handball yang seharusnya berbuah penalti untuk Persik.
Namun wasit menganggap tidak terjadi handball. Hal ini menuai protes dari para pemain maupun manajemen Macan Putih.
Kontroversi kembali terjadi di menit 61 babak kedua, yakni saat Yusuf Meilana melakukan lemparan panjang dari luar lapangan, yang kemudian masuk ke gawang PSIS.
Wasit menganggap gol tidak sah karena bola dinilai tidak mengenai pemain mana pun sebelum masuk gawang.
Menilai hasil pertandingan ini, pelatih kepala Marcelo Rospide mengakui pertandingan sore ini berlangsung sangat sengit.
"Pertandingan berlangsung sangat ketat seperti yang kami prediksi sebelumnya. Tapi kami ikuti regulasi yang ada. Di babak pertama juga kami lengah, sehingga kebobolan satu gol," kata Marcelo seusai pertandingan.
Hasil satu poin menurutnya bukanlah hal yang maksimal. Namun baginya itulah sepak bola. Marcelo memilih lebih fokus ke depannya.
Ia juga menyinggung soal cuaca yang sangat panas dianggap juga berpengaruh pada stamina para pemain. Apalagi, cuaca diperkirakan mencapai 33 derajat celcius.
Ditanyai soal ditariknya striker asing Persik Flavio Silva, Marcelo mengaku karena pemain asal Portugal tersebut sedang dalam kondisi kurang fit.
"Flavio tidak dalam kondisi 100 persen sehingga harus kami tarik keluar dan digantikan M. Khanafi. Memang hasil hari ini masih imbang, tapi saya sangat mengapresiasi para pemain," pungkasnya.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman
(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Laga-Barito-Putera-vs-Persik-Kediri-Sabtu-1982023.jpg)