Kesehatan
Meski Stok Daging di Rumah Melimpah, Jangan Mengkonsumsi Berlebihan. Kenali Bahayanya
Meski stok daging di rumah melimpah saat idul Adha, jangan berlebihan mengonsumsi. Kenali bahayanya
TRIBUNMATARAMAN.COM - Setelah Idul Adha, aneka menu olahan daging hewan kurban jadi sajian yang lumrah ditemukan di rumah-rumah warga di Indonesia.
Meski stok daging di rumah melimpah, Namun perlu diingat, mengonsumsi daging secara berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan.
Pengurus Lembaga Kesehatan (LK) PBNU, Dr dr. Syifa Mustika, Sp.PD, KGEH membenarkan hal tersebut.
Baca juga: 71 Orang Keracunan Daging Kambing di Kalilom Surabaya
"Terkait dengan konsumsi daging kurban, tetap diperbolehkan. Asalkan, tidak berlebihan dan dalam batas yang wajar," ujarnya, Minggu (2/7/2023).
Sebagai informasi, daging sapi dan kambing merupakan sumber protein. Karena terkandung mineral seperti zat besi hingga vitamin, yang bermanfaat untuk kesehatan.
Namun, di dalam daging kambing dan sapi juga terkandung zat kolestrol dan lemak jenuh. Apabila dikonsumsi berlebihan, maka tentunya dapat berbahaya bagi kesehatan.
Perempuan yang juga dosen Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya ini mengungkapkan, bahwa sebelum mengonsumsi daging tetap harus mengenali faktor resiko.
"Perlu diingat, faktor resiko kesehatannya. Khususnya, yang memiliki darah tinggi, kolestrol, asam urat, dan diabetes. Mangkanya, tetap mesti berhati-hati," jelasnya.
Pada umumnya, daging kurban akan diolah menjadi masakan gulai atau tongseng. Dan cara masak tersebut, tentunya berminyak dan bersantan sehingga makin meningkatkan resiko kesehatan.
Oleh karena itu, dia menyarankan agar daging kurban diolah dan dijadikan masakan dengan cara yang lebih sehat.
"Alangkah baiknya, daging kurban diolah dengan cara direbus atau dibuat seperti sup atau dipanggang. Jangan digoreng atau dimasak dengan masakan bersantan," terangnya.
Selain itu, tentunya tetap harus diimbangi dengan konsumsi sayuran dan buah-buahan. Karena sayur dan buah merupakan sumber serat.
"Banyak minum air putih dan dampingi dengan konsumsi sayur dan buah. Supaya serat yang dibutuhkan oleh tubuh kita, tetap terjamin," tandasnya.
(Kukuh Kurniawan/Tribunmataraman.com)
editor: eben haezer
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/daging-hewan-kurban-dalam-kemasan-bambu.jpg)