Rabu, 29 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Probolinggo

Abaikan Bunyi Klakson, Pengemudi Honda Mobilio Tewas Ditabrak Truk di Paiton

Seorang pengemudi Honda Mobilio tewas setelah mobilnya ditabrak truk bermuatan soda di Paiton, Probolinggo. Bunyi klakson dia abaikan

Tayang:
Editor: eben haezer
ist
Ilustrasi jenazah korban kecelakaan 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Pengemudi mobil Honda Mobilio tewas setelah mobilnya bertabrakan dengan truk kontainer di jalur pantura, desa Jabung Candi, kecamatan Paiton, kabupaten Probolinggo, Minggu (18/6/2023) petang. 

Pengemudi Honda Mobilio yang malang itu adalah Fredy Irawan Harianto (33) warga Dusun Masjid, Desa Randumerak, Kecamatan Paiton.

Sedangkan truk kontainer yang mengangkut minuman bersoda dikendarai oleh Indra (59) warga Desa Simpuruk, Kecamatan Sungai Tarak, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Sopir truk kontainer, Indra, mengatakan kecelakaan bermula ketika dia melintas di Jalur Pantura, Desa Jabung Candi, dari arah barat ke timur.

Setibanya di lokasi kejadian, dia melihat mobil Honda Mobilio menyalip kendaraan pikap yang ada di depannya.

Mobil Honda Mobilio mejalu berlawanan arah, yakni timur ke barat.

"Mobil itu mengambil haluan terlalu ke kanan dan tak memperhatikan arus lalu lintas," katanya.

Indra melanjutkan, menyadari posisi mobil Honda Mobilio terlalu memakan jalan, dia berupaya membunyikan klakson beberapa kali.

Namun, sopir Honda Mobilio, Fredy, tak lekas merespon bunyi klakson itu dengan kembali ke laju jalan yang semestinya.

Insiden kecelakaan maut pun tak terhindarkan. Kedua kendaraan itu pun adu moncong. Sopir Honda Mobilio tewas di lokasi kejadian karena luka parah yang diderita.

"Saya sempat membunyikan klakson dan mencoba mengurangi laju. Tapi tetap telat lantaran mobil Mobilio ini semakin tancap gas," ungkapnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama mengungkapkan pihaknya telah melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi.

Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan juga sudah diamankan ke Pos Lantas setempat.

"Penyebab kecelakaan diduga karena kealfaan dan kelalaian pengemudi kendaraan mini bus Mobilio. Sopir kurang konsentrasi ketika mengemudi dan melanggar tata cara mendahului," pungkasnya.

(danendra kusumawardana/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved