Selasa, 7 April 2026

Berita Terbaru Kota Kediri

65 Mahasiswa Kota Kediri Lulus Seleksi Program Kampus Mengajar, Akan Diterjunkan ke Sekolah-sekolah

Sebanyak 65 mahasiswa asal Kota Kediri lulus seleksi dan mengikuti kegiatan penerimaan Mahasiswa Magang Program Kampus Mengajar.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/didik mashudi
65 Mahasiswa asal Kota Kediri lulus seleksi dan mengikuti kegiatan penerimaan Mahasiswa Magang Program Kampus Mengajar, Jumat (17/2/2023). 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Sebanyak 65 mahasiswa asal Kota Kediri lulus seleksi dan mengikuti kegiatan penerimaan Mahasiswa Magang Program Kampus Mengajar, Jumat (17/2/2023). 

Kegiatan dilaksanakan secara hybrid yang diikuti secara daring dan luring di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Kota Kediri

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Marsudi mengatakan 65 mahasiswa tersebut berasal dari universitas di seluruh Indonesia yang mendaftar Program Kampus Mengajar bulan November tahun lalu. 

Kata dia, ini bukan kali pertama Kota Kediri menerima mahasiswa Program Kampus Mengajar. 

Adanya pandemi Covid-19 tahun lalu, menjadikan semua kegiatan dilakukan secara daring sehingga kegiatan seremonial baru bisa terlaksana tahun ini. 

“Ini merupakan program dari Kemendikbud Ristek dan tahun lalu sudah kita laksanakan secara daring. Kegiatan ini sekaligus implementasi pelaksanaan MoU antara Walikota Kediri dengan Menteri Pendidikan tahun 2021 lalu,” ungkapnya. 

Dikatakan Marsudi, setelah kegiatan tersebut para mahasiswa akan terjun ke sekolah sasaran yakni 11 sekolah dasar dan 4 sekolah menengah pertama.

Mereka terbagi menjadi beberapa kelompok yang akan praktik mengajar selama enam bulan dan dibimbing oleh masing-masing dosen pembimbing lapangan (DPL). 

Di hadapan seluruh mahasiswa, Marsudi berpesan agar saat praktik mengajar di sekolah, mereka mengedepankan pendidikan karakter sesuai dengan apa yang dipahami. 

Tiga pesan lain yang juga ditekankan Marsudi yakni tentang bullying, intoleransi dan kekerasan yang tidak jarang terjadi sekolah. 

“Pesan saya, jangan sampai ada bulying baik fisik maupun non fisik, intoleransi yang menyangkut tentang SARA dan kekerasan,” pesannya. 

Marsudi berharap para mahasiswa memiliki pengalaman terbaik setelah mengikuti kegiatan Kampus Mengajar dan dapat dijadikan bekal ketika memasuki dunia kerja. 

“Kalau besok kalian lulus yang kalian butuhkan adalah best practice dan saat ini kalian berkesempatan untuk menciptakan pengalaman terbaik di sekolah-sekolah," jelasnya.

(didik mashudi/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved