Berita Blitar

Penerapan Parkir Drive Thru di PIPP Kota Blitar untuk Maksimalkan Pendapatan dari Sektor Pariwisata

Penerapan parkir drive thru di kawasan makam Bung Karno menjadi upaya Disbudpar Kota Blitar untuk memaksimalkan pendapatan sektor pariwisata.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
loket pembayaran parkir kendaraan pengunjung kawasan wisata Makam Bung Karno di PIPP, Kota Blitar, Selasa (10/1/2023).  

TRIBUNMATARAMAN.COM - Penerapan parkir drive thru bagi kendaraan pengunjung kawasan wisata Makam Bung Karno di Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) menjadi salah satu upaya Disbudpar Kota Blitar memaksimalkan pendapatan di sektor pariwisata.

Sebab, target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata di Kota Blitar pada 2023 ini naik sekitar Rp 400 juta jika dibandingkan dengan target pada 2022.

Pada 2023 ini, target PAD dari sektor pariwisata ditarget sebesar Rp 2,050 miliar. Sedang target PAD dari sektor pariwisata pada 2022 hanya Rp 1,6 miliar.

Sedang sumber utama pendapatan sektor pariwisata di Kota Blitar berasal dari kawasan wisata Makam Bung Karno.

Pendapatan di tempat wisata Makam Bung Karno itu diperoleh antara lain dari retribusi sewa kios pedagang, retribusi pengunjung, dan retribusi parkir kendaraan pengunjung di PIPP.

"Selain untuk menata kawasan PIPP, penerapan parkir drive thru ini juga untuk memaksimalkan pendapatan dari sektor pariwisata. Karena target PAD pariwisata tahun ini naik menjadi Rp 2,050 miliar dari target tahun sebelumnya Rp 1,6 miliar," kata Kabid Pengelola Kawasan Pariwisata Disbudpar Kota Blitar, M Sapa'at, Selasa (10/1/2023).

Sapa'at mengatakan penerapan parkir drive thru untuk melihat potensi parkir kendaraan pengunjung wisata di PIPP.

Sedang, tarif parkir kendaraan pengunjung wisata di PIPP untuk jenis bus Rp 15.000 dan elf Rp 10.000.

Dengan penerapan parkir drive thru, Disbudpar bisa melihat kondisi riil kendaraan pengunjung wisata yang masuk PIPP.

Sebab, dengan parkir drive thru, pencatatan kendaraan pengunjung wisata di PIPP menggunakan aplikasi. Sistem itu juga bisa untuk mengantisipasi potensi kebocoran pendapatan parkir di PIPP.

"Saat uji coba ini, kami terus mendata jumlah kendaraan pengunjung wisata yang masuk di PIPP," ujarnya.

Menurut Sapa'at, saat uji coba penerapan parkir drive thru, jumlah kendaraan pengunjung yang masuk PIPP di hari aktif lumayan banyak mencapai 410 unit per hari.

Dari total itu, sekitar 60 persen untuk mobil dan 40 persen untuk bus.

"Kalau hari libur, jumlah kendaraan pengunjung yang masuk PIPP bisa lebih dari angka itu. Kalau pengelolaan parkir kami maksimalkan, target pendapatan pariwisata bisa tercapai," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved