Berita Trenggalek

Biaya Operasi Bocah Tertembak Senapan Angin di Trenggalek Rp 200 Juta, Ortu Tak Mampu Membiayai

Biaya operasi terhadap bocah 5 tahun yang jadi korban tertembak senapan angin di Trenggalek sebesar Rp 200 juta.

Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/sofyan arif candra
Kepala Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Masruri Menunjukkan Lokasi Penyimpanan Senapan Angin  

TRIBUNMATARAMAN.COM - Bocah warga Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek yang kepalanya tertembak senapan angin telah menjalani operasi.

Pengangkatan proyektil peluru NA (5) dilakukan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Senin (2/1/2023).

Kepala Desa Kamulan, Masruri mengatakan biaya operasi besar tersebut menyentuh angka Rp 200 juta.

Baca juga: Polisi Tak Temukan Unsur Kesengajaan Dalam Insiden Balita Tertembak Senapan Angin di Trenggalek

"Orang tuanya ini adalah keluarga yang sederhana sehingga membutuhkan bantuan untuk biaya operasi korban," ucap Masruri, Selasa (10/1/2023).

Pihak desa sendiri telah memberikan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dan sudah punya KIS (Kartu Indonesia Sehat).

Namun kedua surat tersebut tak bisa mengcover total biaya operasi tersebut, hingga akhirnya pihak desa berinisiatif melaporkannya ke pihak Kecamatan Durenan.

Dari situ pihak Kecamatan Durenan melaporkannya ke Pemkab Trenggalek yang ditindaklanjuti oleh Baznas.

"Pihak Baznas sudah survei langsung ke rumahnya dan dilakukan penggalangan dana," jelas Masruri.

Bupati Trenggalek sendiri, lanjutnya, juga telah berkomitmen untuk menanggung biaya pengobatan tersebut jika memang penggalangan dana yang dilakukan kurang.

"Saya dapat informasi dari Baznas dana yang terkumpul juga sudah sekitar 90 persen. Semoga bisa terkumpul 100 persen untuk pengobatan korban," pungkasnya.

(sofyan arif candra/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved