Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Prigi

Ayah Siswa SMK Kediri yang Meninggal Ditelan Ombak Pantai Prigi: 'Angga Kembali Sendiri ke Pantai'

Ayah Angga Jefri Saputra, pelajar SMK Kediri yang terseret ombak pantai Prigi hingga tewas menceritakan bagaimana anaknya 'kembali' sendiri ke pantai

Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/luthfi husnika
Rumah duka Angga Jefri, siswa SMK Kartanegara Kediri yang terseret ombak di Pantai Prigi Trenggalek, Selasa (3/1/2023) 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Jenazah Angga Jefri Saputra (17) siswa SMK Kartanegara Kediri yang terseret ombak di Pantai Prigi, Trenggalek telah dimakamkan, Senin (2/1/2023) malam.

Angga dimakamkan di tempat pemakaman umum dekat rumahnya di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.

Sebelumnya, Jenazah Angga ditemukan mengapung tak jauh dari tepi pantai Prigi oleh tim pencari yang melakukan pencarian darat. 

Baca juga: Jenazah Siswa SMK Kediri yang Terseret Ombak Pantai Prigi Akhirnya Ditemukan

Setelah ditemukan, jenazah Angga divisum di puskesmas setempat dan dibawa pulang ke rumah duka dengan ambulans. 

"Tadi malam ketemu. Ditawari untuk otopsi tapi saya menolak. Jadi setelah diperiksa langsung dibawa pulang untuk dimakamkan," kata Ali, ayah korban, Selasa (3/1/2023).

Ali menuturkan, proses pemakaman berlangsung lancar. Selama pengurusan jenazah sampai dikebumikan juga banyak yang membantu dan turut hadir dari berbagai pihak.

"Alhamdulillah lancar dan banyak yang bantu. Memang saya ingin anak saya segera dimakamkan semalam. Kasihan anaknya," ungkapnya.

Pencarian

Ia pun kembali menceritakan pengalaman selama proses pencarian Angga dua hari belakangan.

Ali yang datang langsung ke lokasi untuk memantau dan membantu proses pencarian mengaku bersyukur anaknya bisa ditemukan.

Padahal rencananya, jika korban belum ditemukan sampai hari ini akan dilakukan pencarian secara besar-besaran dengan menerjunkan tim lebih banyak.

"Alhamdulillah dia (Angga) kembali sendiri ke pantai. Kami mencari kemana-mana tidak ketemu, ternyata semalam dia kembali. Mungkin ingin pulang. Padahal rencana hari ini akan dilakukan pencarian besar-besaran jika belum ketemu," ujarnya.

Ia pun menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang telah membantu pencarian sang anak selama dua hari terakhir.

"Terima kasih sudah membantu banyak. Bahkan orang di sana baik tim maupun warga sekitar sangat ramah-ramah. Banyak sekali yang terjun dan membantu sampai akhirnya anak saya berhasil ditemukan," pungkasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved