Berita Trenggalek

Para Lansia Sebatang Kara di Trenggalek Dapat Uang Jadup Rp 100 Ribu Per Bulan

Sebanyak 40 Lansia sebatang kara dan penyandang disabilitas di Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek menerima bantuan jaminan hidup (Jadup)

Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/sofyan arif candra
Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini Menyalurkan Bantuan Jaminan Hidup dan Kursi Roda di Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek  

TRIBUNMATARAMAN.COM - Sebanyak 40 Lansia sebatang kara dan penyandang disabilitas di Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek menerima bantuan jaminan hidup (Jadup), Jumat (30/12/2022).

Jadup tersebut disalurkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini di Aula Kecamatan Suruh.

Setiap bulannya lansia dan penyandang disabilitas penerima manfaat ini mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp 100 ribu yang diberikan setiap 6 bulan sekali.

Atau dengan kata lain, setiap 6 bulan sekali, penerima jadup mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 ribu.

Selain Jadup, dalam kesempatan itu Novita juga menyerahkan bantuan kursi roda untuk beberapa penyandang disabilitas.

"Selaku Ketua Tim Penggerak PKK kami senantiasa mensupport pemerintah untuk bisa memberikan pelayanan jemput bola untuk masyarakat yang difabel, sehingga pembangunan inklusi bisa sama-sama tercapai secara bersama," kata istri Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin tersebut.

Novita menjelaskan, kursi roda yang disalurkan ke penyandang disabilitas tersebut merupakan keluaran terbaru sehingga sangat membantu bagi mereka yang mempunyai keterbatasan fisik. 

"Alat ini bisa menjadi kursi, toilet dan tempat tidur bagi pemakainya. Ini juga menjadi salah satu inovasi juga bagi pemerintah untuk masyarakat, khususnya bagi teman-teman yang terbatas fisiknya," lanjutnya.

Pemberian kursi roda ini, jelas Novita, tidak berhenti sampai di sini. Pemkab Trenggalek akan mengupayakan semaksimal mungkin agar setiap penyandang disabilitas yang membutuhkan bisa mendapatkan kursi roda.

"Tahun depan kita akan mengadakan posyandu difabel. Harapan saya kita semua dapat memantau kesehatan teman-teman disabilitas dengan layanan jemput bola," tukasnya.

Di tempat yang sama, Plt. Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Trenggalek Ratna Sulistyowati mengatakan setiap tahun Pemkab Trenggalek telah memprogramkan jaminan hidup untuk lansia terlantar dan penyandang disabilitas.

"Bahkan tahun depan akan diperbesar jumlahnya menjadi 2 kali lipat, disamakan dengan program bantuan yang lain baik dari kementerian dan yang lainnya," jelas Ratna.

(sofyan arif candra/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved